Pembunuhan di Kuhanga

Inilah Kronologis Pembunuhan Kuhanga, Usai Menikam Yonior Bersembunyi, Namun Diserbu Ratusan Warga

Kasus pembunuhan dengan menggunakan senjata tajam terjadi di Desa Kuhanga Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolmut

Inilah Kronologis Pembunuhan Kuhanga, Usai Menikam Yonior Bersembunyi, Namun Diserbu Ratusan Warga
Istimewa
Tentara coba menenangkan Massa yang mencari Pelaku Pembunuhan 

Selang beberapa jam masyarakat mengetahui pelaku berada di rumah Iskandar Mardani untuk meminta pertolongan atau perlindungan, maka pergerakan massa kurang lebih sebanyak 400 orang secara membrutal memaksa masuk ke rumah Iskandar Mardani, dan melakukan pemukulan mengunakan pot di dalam rumah serta batu yang dihantamkan ke kepala dan wajah pelaku.

Akibatnya kepala pelaku pecah dan wajah memar akibat pukulan yang dilakukan massa.

Sekitar pukul 10.00 wita, pergerakan massa makin banyak ingin berusaha masuk ke dalam rumah, namun dihalangi aparat Polsek Bintauna, Polsek Sangkub dan anggota Babinsa sehingga massa tetap menunggu di luar.

Kemudian Kapolsek Bintauna, Kapolsek Sangkub dan Danramil 15/Bintauna berkoordinasi untuk menghubungi Polsek Bolangitan dan Polsek Kaidipang untuk meminta bantuan personel untuk mengeluarkan pelaku dari dalam rumah Iskandar Mardani.

Danramil menambahkan, sekitar pukul 12.23 wita pelaku berhasil dikelurkan dari rumah dengan penjagaan ketat dari Polsek dan Babinsa, namun pergerakan massa begitu membrutal dan banyak maka Personel dari Kepolisian dan Babinsa kewalahan untuk menghalau atau mencegah masyarakat.

Dan akirnya masyarakat melakukan pemukulan terhadap pelaku dan ada juga yang memukul dengan batu di bagian kepala dan keadaan pelaku sudah pingsan dan tidak berdaya.

Aparat Kepolisian dan Babinsa dengan cepat memasukkan pelaku kedalam mobil patroli polsek untuk diamankan dan di evakuasi ke Puskesmas Sangkub.

Sementara, pintu rumah milik Serka Iskandar Mardani bagian belakang rusak akibat dobrakan pelaku dan pot didalam rumah pecah.

Sementara korban Arpan Talaba pada saat ditusuk langsung dilarikan ke rumah sakit bintauna namun nyawanya tidak sempat tertolong.

Pelaku dengan kondisi tidak sadar dengan wajah hancur akibat kena pukulan dan hantaman batu serta pot segera di amankan dan dievakuasi dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Sangkub.

Halaman
123
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help