Desa Deaga Punya Potensi Lokasi Wisata Mangrove

Memiliki luas lahan mangrove terbesar di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sebesar 162 hektare Desa Deaga

Desa Deaga Punya Potensi Lokasi Wisata Mangrove
ISTIMEWA/DRONE/AYUB MOODUTO
Hutan Mangrove di Desa Deaga 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID - Memiliki luas lahan mangrove terbesar di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) sebesar 162 hektare Desa Deaga di Kecamatan Pinolosian Tengah (Pinteng) berpotensi besar menjadi lokasi wisata mangrove.

Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Bidang Promosi Wisata (Promwis) di Disparbud Bolsel Delfian Giputra Thanta,  di sela-sela aktivitas kerjannya, Minggu (9/9/2018),

"Hutan mangrove ini kerap dijadikan lokasi penelitian oleh beberapa peneliti dari Eropa," jelas Eping.

Baca: Perekrutan Guru Kontrak di Bolsel Segera Dilakukan

Hutan mangrove yang terkenal sebagai rumah puluhan buaya muara menyimpan 17 hewan endemik yang memikat hati bagi para petualang.

"Saat ini pengembangan Deaga difokuskan lewat dana desa. Sementara untuk promosi kami lakukan lewat website dan media sosial satu paket dengan tanjung Binerean," jelasnnya.

Sementara itu Sangadi (Kepala Desa) Deaga, Ruslani Mokoginta, belum alamat ini mengaku bercita-cita menjadikan desannya sebagai lokasi penangkaran buaya.

"Meski tidak pernah menghitung jumlah total, populasi hewan predator ini cukup banyak diperkirakan sudah diatas 10 ekor," jelasnya.

Baca: Perekrutan Guru Kontrak di Bolsel Segera Dilakukan

Dia membenarkan, jika desannya sering di kunjungi oleh para peneliti dari beberapa negara khususnya dari daerah Eropa.

"Dari Swiss, Prancis, Spanyol, dan sebagainya," jelasnnya.

Baca: Mau Berwisata di Dasar Laut? Bolsel Tempatnya

Tambahnya, meski tidak setiap bulan tapi setiap tahunnya warga yang berperan sebagai guide mendapatkan keuntungan dari kunjungan-kunjungan para peneliti.

"Ada warga yang sudah jadi langganan mereka dan siap mengelilingi pelosok bakau dengan perahu hanya untuk sekadar memotret burung bangau dan hewan penghuni rawa," jelasnya. (lix)

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved