(VIDEO) Komnas HAM Larangan Perempuan Minum Ngopi Tanpa Muhrim di Bireuen Aceh

Pemkab Bireuen, Provinsi Aceh, mengeluarkan edaran terkait standardisasi pelaksanaan syariat Islam untuk warung kopi

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemkab Bireuen, Provinsi Aceh, mengeluarkan edaran terkait standardisasi pelaksanaan syariat Islam untuk warung kopi, kafe, dan restoran tertanggal 30 Agustus 2018.

Edaran yang ditandatangani Bupati Bireuen Saifannur ini berisi 14 poin.

Poin no 13 disebutkan bahwa tidak mengizinkan pelanggan perempuan dan laki-laki makan dan minum pada satu meja, kecuali ditemani oleh muhrimnya masing-masing.

Baca: (VIDEO) Ferdinand Hutahaean: Erick Thohir untuk Sasar Suara Pengusaha

Menanggapi aturan tersebut, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengaku kaget.

"kita kaget mendengar kok ada ide seperti itu," kata Ahmad Taufan Damanik di kantor Komnas HAM, jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Ahmad menyebut, seharusnya aturan yang dibuat oleh Pemerintah daerah harus sesuai dengan standar norma.

Baca: (VIDEO) Erick Thohir Sempatkan Aerobik Bersama Relawan Jokowi-Maruf 

Sehingga, tidak menimbulkan pro kontra terutama terkait Hak Asasi Manusia.

"kita juga akan dekati Bireun janganlah membuat aturan yang kemudian mengabaikan kaidah-kaidah asas keadilan, HAM, semacam itu," terang Ahmad.

Lebih jauh, meski saat ini kasus aturan larangan perempuan dan laki-laki makan dan minum pada satu meja sedang ditangani Komnas Perempuan.

Baca: (VIDEO) SBY Tidak Hadir di Pertemuan Ketum Parpol Koalisi, Ini Kata Prabowo

Ahmad berencana mendatangi Kabupaten Bireuen guna meminta penjelasan terkait aturan yang dibuat itu.

"sekarang lagi ditangani oleh Komnas Perempuan, kita akan mempertanyakan makanya kita juga ingin datang ke Aceh," kata Ahmad.

Sebelumnya, dikutip dari Kompas.com, Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen Jufliwan menegaskan bahwa imbauan yang dikeluarkan tersebut adalah berupa tata laksana yang harus dilakukan oleh warga sesuai dengan aturan syariat Islam.

"Ini bukan aturan, melainkan imbauan dan ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat bahwa kita selaku Muslim berkomitmen melaksanakan syariat Islam dalam praktik kehidupan sehari-hari," ujar Jufliwan.(*)

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help