Ini Dampak Positif dan Negatif Pelemahan Rupiah dari Dosen Fakultas Ekonomi Unika De La Salle

Menurut Dosen Fakultas Ekonomi Unika De La Salle, Franki Maikal Paath, dampak negatif pertama memicu inflasi

Ini Dampak Positif dan Negatif Pelemahan Rupiah dari Dosen Fakultas Ekonomi Unika De La Salle
Istimewa
Franki Maikal Paath 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pelemahan rupiah terhadap dolar memiliki dampak negatif dan dampak positif.

Menurut Dosen Fakultas Ekonomi Unika De La Salle, Franki Maikal Paath, dampak negatif pertama memicu inflasi.

Pemerintah biasanya menaikkan pajak impor untuk beberapa produk. Biasanya itu hanya untuk produk alternatif. Tapi ada juga yang menyentuh kebutuhan dasar seperti makanan.

Inflasi membuat daya beli menurun, daya beli masyarakat berhubungan dengan kesejahteraan. Pendapatan pun bisa berkurang.

Baca: Ini Solusi dari Dosen Ekonomi Unsrat untuk Mengantisipasi Pelemahan Rupiah

Dampak negatif kedua neraca perdagangan bisa defisit. Bahan baku impor naik.

Dampak ketiga pada sektor swasta. Di mana mereka mencicil hutang dengan dolar, mereka harus membeli dolar dan melepas rupiah. Sementara harga dolar lagi tinggi. Itu membuat kesulitan.

Dampak keempat pembayaran utang pemerintah menggunakan dolar sehingga menambah kesulitan pemerintah untuk melunasi.

Selain dampak negatif ada juga positif. Eksportir menjadi "diuntungkan". Mereka mendapatkan bayaran dengan dolar. Sementara dolar pada posisi harga yang tinggi. Tapi biasanya itu juga diuntungkan dalam arti semu, harga barang dalam negeri sementara tinggi karena inflasi. (dma)

Penulis: David_Manewus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved