SAP Express Melego Saham Perdana Rp 260

PT Satria Antaran Prima (SAP Express) siap menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) awal Oktober 2018.

SAP Express Melego Saham Perdana Rp 260
Google
Bursa Efek Indonesia 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Satria Antaran Prima (SAP Express) siap menggelar penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) awal Oktober 2018.

Perusahaan ini rencananya menerbitkan 600 juta saham, setara 60% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Harga penawaran IPO SAP Express berada di kisaran Rp 220 hingga Rp 260 per saham. Dus, potensi dana yang bakal diperoleh berkisar antara Rp 132 miliar hingga Rp 156 miliar.

Manajemen SAP memaparkan, sekitar 61,5% dana IPO akan digunakan untuk melunasi obligasi konversi yang diterbitkan pada 24 November 2016 dan akan jatuh tempo 2021.

Convertible bonds senilai Rp 30 miliar tersebut dimiliki oleh GD Express Carrier Bhd. Sisa 38,5% dari hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja dan pengembangan bisnis.

Percepatan pelunasan utang tersebut akan diikuti dengan pembayaran premi penebusan. Total yang akan dibayarkan adalah Rp 67,2 miliar, terdiri dari Rp 30 miliar nominal obligasi dan Rp 37,2 miliar premi penebusan.

SAP Express juga berencana menggunakan dana IPO untuk mengembangkan pasar dan membangun jaringan divisi ritel. Selain itu, perusahaan ini juga berencana menambah fasilitas gudang.

Bulan depan, SAP Express bakal bukan cabang di Mataram. "Tahun depan kami juga berencana membuka 1.000 outlet di beberapa kabupaten, sehingga total cabang di 2019 akan mencapai lebih dari 1.200," ujar Budiyanto Darmastono, Presiden Direktur Satria Antaran Prima.

Kinerja perusahaan jasa kurir ini juga tergolong bagus. Pada kuartal I-2018, perusahaan ini mencatatkan pendapatan Rp 48,2 miliar, meningkat 54,3% dibandingkan kuartal pertama 2017.

Tahun ini SAP Express menargetkan mampu meraih pendapatan Rp 100 miliar hingga Rp 250 miliar. "Kenaikan target pendapatan cukup signifikan, tahun depan lebih besar dan pasti bisa mencapai
Rp 300 miliar," ujar Budiyanto.

Bookbuilding SAP Express telah berlangsung sejak 31 Agustus hingga 10 September nanti. Masa penawaran umum dijadwalkan pada 24-26 September 2018, setelah menerima pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help