Ramli Pastikan di Bolsel Tidak Ada Pengadaan Gas LPG Untuk Guru

Harga LPG di Bolsel belum ada kenaikan dan tidak terpengaruh dengan melemahnya harga rupiah maupun naiknya harga dolar.

Ramli Pastikan di Bolsel Tidak Ada Pengadaan Gas LPG Untuk Guru
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Gas LPG diturunkan di pangkalan Desa Tolondadu I 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kepala Sub Bagian (Kasubag) Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Rizki Ramli, menjawab isu terkait penganggaran gas LPG untuk guru-guru oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kata dia, kewenangan itu ada di Provinsi Sulut sedangkan untuk kabupaten/kota hanya mengawasi peredarannya dan memastikan semua pasokan dalam kondisi aman.

"Karena LPG di Sulut itu diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub)," jelasnya,Kamis (6/9/2018).

Sejauh ini kata dia, harga LPG di Bolsel belum ada kenaikan dan tidak terpengaruh dengan melemahnya harga rupiah maupun naiknya harga dolar.

"Apalagi untuk pembelian tabung LPG untuk guru-guru di Bolsel itu tidak ada," jelasnya.

Bahkan rencanannya, pihaknya akan mengeluarkan peraturan tentang larangan penggunaan gas LPG bersubsidi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti yang sudah di terapkan di beberapa kabupaten lain.

"ASN dan masyarakat mampu sampai saat ini masih banyak yang pakai, padahal jelas-jelas di tabung ditulis hanya untuk masyarakat miskin," terangnya.

Ditambahkan untuk harga tabung gas di pangkalan untuk wilayah Kecamatan Bolaang Uki sampai ke Posigadan Rp 20.000, dan wilayah Kecamatan Pinolosian sampai Pinolosian Timur sebesar Rp 21.000.

Tags
Bolsel
LPG
Penulis: Felix Tendeken
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved