Pemkab Bolsel Siap Rekrut CASN, Ini Kata Shandy Lamato

Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin mengadu nasib untuk menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemkab Bolsel Siap Rekrut CASN, Ini Kata Shandy Lamato
TRIBUN MANADO/FELIX TENDEKEN
Shandy Lamato 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin mengadu nasib untuk menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mendapat kesempatan dari pemerintah pusat untuk merekrut Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahuan 2018 ini.

Seperti yang disampaikan Oleh Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Data di Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Shandy Lamato, Kamis (06/09/2018), di sela-sela aktivitas kerjannya.

Kata dia, melalui telepon seluler, saat ini pihaknya sedang mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) di Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Diapun menyebutkan jika ada beberapa kota/kabupaten yang menerima kuota CASN 2018.

"Jadi untuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), kemungkinan besok atau Minggu. Karena masih ada daerah yang belum melengkapi data penerimaan CPNS, sehingga menunggu sampai dilengkapi dulu beru kuota diserahkan. Tetapi waktu perbaikkannya hanya dua hari dimulai dari hari ini (Kamis)," jelas Shandy.

Pada intinya dapat dipastikan dan sudah jelas Bolsel mendapat kuota untuk penerimaan CASN 2018 ini.

"Kita belum tahu pasti berapa kuota yang diberikan, yang jelas kita mendapat kesempatan untuk melakukan perekrutan CASN," jelas Shandy.

Lanjutnya, jika pekan ini kuota tersebut diserahkan maka dapat dipastikan pengumuman penerimaan CASN di daerah akan segera dimulai.

"Ia, Karena tahapannya sesuai jadwal dari pemerintah pusat, akan berlangsung September ini juga," ujarnya.

Sandy berharap, agar kuota yang diberikan pemerintah pusat bisa sesuai dengan usulan berdasarkan Analisa Jabatan (Anjab) sebanyak 625.

Karena ini untuk mengisi kekosongan yang ada di lingkup Pemkab Bolsel.

"Karena ada banyak ASN yang telah pensiun baik di instansi pemerintahan, guru dan kesehatan.

Selain itu, ada beberapa juga yang sudah dalam tahap pengurusan pensiun, termasuk meninggal dunia dan mengundurkan diri karena mencalonkan diri dalam kontestasi pemilihan legislatif 2019 mendatang," tandasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved