Nilai Tukar Rupiah Melemah Terhadap Dollar AS, Harga Smartphone di Bolmong Tak Terpengaruh

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dalam sebulan terakhir mengundang kekhawatiran masyarakat

Nilai Tukar Rupiah Melemah Terhadap Dollar AS, Harga Smartphone di Bolmong Tak Terpengaruh
Tribun manado / Maickel karundeng
Toko bangunan di Bolmong dan Toko Hapndhone belum terpengaruh dampak pelemahan rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dalam sebulan terakhir mengundang kekhawatiran masyarakat.

Namun, berdasarkan pantauan dan hasil wawancara di beberapa toko bangunan dan smartphone di Kota Lolak, Bolmong, Kamis (6/9), dampaknya belum dirasakan.

Toko Berkah Lolak misalnya, saat diwawancarai Tribun Manado mengaku belum terdampak kenaikan dollar atas melemahnya nilai tukar rupiah.

Baca: Hari Ini, Nilai Tukar Rupiah Kembali Menguat Terhadap Dollar

"Beberapa harga ada yang naik, tapi umumnya tetap stabil saja," ucap Ibu Neke, penjaga toko.

Ia berkata, barang yang naik antara lain besi dari Rp 35 naik jadi Rp 38 ribu, cat perkaleng dari Rp 62 ribu naik jadi Rp 64 ribu, dan mesin pemotong kayu dari harga Rp 550 naik jadi Rp 600 ribu.

"Kalau di toko hanya beberapa barang saja yang naik, tapi dampak dollar tak begitu terasa," ujar Nuke.

Sementara harga mesin air masih stabil tidak ada kenaikan. Begitu juga balon lampu tetap sama harga dari sebelumnya, untuk Tehel juga tidak ada kenaikan harga.

Ia menambahkan, memang daya beli masyarakat juga turun. "Kalau ramai, ya ramai kalau sepi yang sepi tokonya. Tapi walaupun ada kenaikan harga dollar atas rupiah belum mempengaruhi penjualan di toko," jelasnya.

Terpisah, Toko Amir yang menjual berbagai produk smartphone mengaku tidak ada kenaikan harga. "Justru harga smartphone turun kecuali smartphone yang laris dan harganya cukup mahal," ucap Amir pemilik toko.

Ia menambahkan, walaupun ada kenaikan nilai tukar dollar terhadap rupiah, tapi dampaknya belum terasa kepada kami penjual smartphone.

Baca: Pemerintah Naikkan Pajak Impor 1.147 Komoditas, Inilah Jenis Barang Tersebut

"Masyarakat atau pembeli juga saat ini tak begitu banyak sehingga dampaknya terasa tapi bukan karena harga dollar," jelasnya.

Pantauan Tribun Manado di lokasi pertokoan Kota Lolak, Kamis (6/9) siang. Hanya terlihat beberapa warga sedang melihat-lihat dan beberapa penjaga toko berada di depan toko menunggu pembeli datang.

Informasi yang dihimpun, laju kurs Rupiah berbalik menguat pada pembukaan perdagangan, Kamis (6/9/2018), ke posisi Rp 14.875 per dolar AS dari posisi pelemahan sebelumnya di level Rp 14.938 per dolar AS. (kel)

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help