Model di Rusia Ini Tak Membawa SIM saat Berkendara, Malah Tawarkan Ini kepada Polisi

Dari pemeriksaan, diketahui perempuan 24 tahun itu tak memiliki SIM yang dicabut karena sebelumnya melakukan pelanggaran lalu lintas

Model di Rusia Ini Tak Membawa SIM saat Berkendara, Malah Tawarkan Ini kepada Polisi
Kompas.com/ Foter
Ilustrasi pesta seks 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOSKWA - Seorang Model dan selebgram di Rusia dilaporkan mendapat hukuman penjara selama 18 bulan setelah menyerang polisi lalu lintas.

Diberitakan Daily Mirror Kamis (6/9/2018), model bernama Kira Mayer itu juga menawarkan seks ke dua petugas tersebut.

Sumber dari kepolisian menyatakan, awalnya mobil Mercedes yang dikemudikan Mayer diminta untuk menepi oleh petugas.

Dari pemeriksaan, diketahui perempuan 24 tahun itu tak memiliki SIM yang dicabut karena sebelumnya melakukan pelanggaran lalu lintas.

Baca: (VIDEO) Ruhut Sitompul Benarkan Ahok Akan Menikahi Polwan di Bulan Januari

"Seorang petugas memberi tahu Kira bahwa dia tidak akan bisa menyetir mobilnya," demikian penjelasan sumber tersebut.

Mendengar itu, Mayer langsung berteriak. Dia berusaha merebut surat tilang dari polisi, dan menendang salah satunya.

Dia berusaha melajukan mobilnya sekencang mungkin untuk melarikan diri. Namun petugas berhasil menggagalkan aksinya.

Kembali tertangkap, sumber kepolisian melanjutkan Mayer sempat menawarkan bakal memberi seks kepada polisi itu.

"Dia bersedia memberikan satu per satu atau sekaligus. Namun petugas menolak tawarannya, dan langsung menangkap Kira," ujar sumber tersebut.

Di pengadilan, Mayer mengaku bersalah atas dakwaan menyerang aparat penegak hukum dan melakukan pelanggaran lalu lintas.

Dia mengucapkan permintaan maaf kepada polisi yang sudah dia serang. "Ketika saya panik, saya bisa bertindak kacau," ungkap dia.

Pasca-vonis tersebut, Mayer dilaporkan menutup akun Instagram yang sudah mempunyai sekitar 148.000 pengikut.

Artikel Ini Telah Tayang di Kompas.Com dengan Judul “ Tawarkan Seks ke Polisi Lalu Lintas, Model Ini Dipenjara 18 Bulan”

Editor: David_Kusuma
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help