Mengerucut ke Erick Thohir dan CT: Ketua Tim Kampanye Jokowi

Siapa yang bakal ditunjuk Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin?

Mengerucut ke Erick Thohir dan CT: Ketua Tim Kampanye Jokowi
INASGOC
Ketua Pelaksana Asian Games, Erick Thohir. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Siapa yang bakal ditunjuk Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin? Ada dua nama yang kian mengerucut yaitu Erick Thohir dan Chairul Tanjung.

Erick Thohir dikenal sebagai Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) sedang Chairul Tanjung merupakan bos perusahaan CT Corp.

"Pak Erick merupakan nama yang diperbincangkan, termasuk Pak Chairul Tanjung juga, jadi kita tunggu keputusan beliau (Jokowi)," kata Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) ketika ditemui di lingkungan Istana Kepresidenan, Rabu (5/9).

Menurut Romy, keduanya merepresentasikan generasi millenial dan memiliki komunikasi yang baik dengan seluruh pimpinan partai politik. "Pak CT (Chairul Tanjung) adalah orang yang bisa berkomunikasi dengan seluruh pimpinan parpol ya karena beliau seorang pengusaha nasional yang sukses," kata Romy.

Menurutnya Chairul Tanjung terbukti tidak punya barrier (hambatan). "Ketika Ramadhan beliau menggelar acara buka bersama saja yang hadir menteri kabinet Pak Jokowi dan menteri kabinet Pak SBY. Beliau tidak memiliki barrier psikologis dengan siapapun," ungkap Romi.

Menurut Romi, parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf juga tidak bermasalah terkait kedua nama tersebut. "Mengapa pilih pengusaha, karena kita tidak ingin ada keterlbatan atau pelibatan ASN (aparatur sipil negara) karena tidak diperbolehkan.

Beberapa nama staf khusus presiden atau menteri yang terlibat dalam tim kampanye nasional diingatkan oleh Bawaslu untuk tidak dimasukkan," ungkap Romy.

Alasan kedua adalah untuk menghindari konflik kepentingan antarparpol sehingga perlu figur yang dianggap bisa diterima oleh seluruh pimpinan partai politik. Mengenai pilihan PPP, Romy mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Jokowi.

Menurut Romy, Ketua TKN idealnya mengetahui soal perekonomian, karena melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

"Ini menjadi bahan perhatian khusus kami dalam menetapkan TKN, karena orang tersebut harus memiliki pengetahuan memadai dalam persoalan ekonomi," kata Romy.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved