Festival Seni Budaya Bantik 2018, Drama Perjuangan Wolter Mongisidi hingga Peluncuran Kain Bantik

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, beserta Kepala Dinas Pariwisata turut hadir dalam kegiatan Festival Seni Budaya Bantik 2018

Festival Seni Budaya Bantik 2018, Drama Perjuangan Wolter Mongisidi hingga Peluncuran Kain Bantik
Tribun manado / Finneke Wolajan
Festival Seni Budaya Bantik 2018 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, beserta Kepala Dinas Pariwisata Lenda Pelealu turut hadir dalam kegiatan Festival Seni Budaya Bantik 2018 di Lapangan Bantik, Malalayang, Rabu (5/9)

Pemkot Manado pun memberikan bantuan tenda bagi Lembaga Pemangku Adat Bantik. Ada penanda tanganan berita acara penyerahan tenda ini oleh Kadis Pariwisata Lenda Pelealu dan Ketua Lembaga Pemangku Adat Bantik AKBP Reyno Bangkang.

Bangkang baru saja dikukuhkan sebagai ketua dalam festival tersebut. Vicky mengucapkan selamat mengemban tugas. Vicky juga mengucapkan selamat merayakan festival yang dirangkaikan dengan peringatan 69 tahun gugurnya Mongisidi.

Baca: Budaya Bantik Akan Hadir dalam Manado Fiesta 2018

Vicky pun berterima kasih karena masyarakat Bantik Malalayang selalu menggabungkan kegiatan adat dengan program pemerintah. Pemkot dan masyarakat Bantik akan terus berkolaborasi untuk pelestarian budaya yang juga menjadi magnet bagi wisata di Manado.

“Selamat juga kepada keluarga keluarga pahlawan nasional Wolter Mongisidi yang tidak tahun terus melestarikan semangat juang sang pahlawan kepada anak cucu kita,” ujarnya.

Lembaga Pemangku Adat Bantik, AKBP Reyno Bangkang mengatakan ini adalah even tahunan. Kenapa ada sosok Wolter Mongisidi yakni untuk menanamkan nilai kejuangan pahlawan nasional asal Bantik tersebut. Terutama pada generasi muda Bantik.

“Kalau sudah cinta negara, pasti mereka akan membela negara kita. Perjuangan dalam hal ini bukan lagi merebut kemerdekaan, melainkan berjuang di olahraga dan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Masyarakat Bantik Sulut hadir dalam festival ini. Mereka darang dari 11 kampung yang terdiri dari satu dari Minsel, satu di Bolmong, sementara sembilan lainnya dari Manado. Festival ini meriah dengan berbagai pergelaran budaya dan hiburan musik bagi masyarakat.

Perjuangan Wolter Mongisidi

Penampilan drama kolosal perjuangan pahlawan nasional Wolter Mongisidi mengisi perayaan Festival Seni Budaya Bantik di Lapangan Bantik Malalayang, Rabu (5/9). Kisah heroik putra asli Bantik ini memukau penonton yang hadir dalam perayaan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved