Bukti Kecerdasan Orang Zaman Dulu, Misteri Jam Raksasa di Candi Borobudur yang Belum Terpecahkan

Borobudur tak sekadar bangunan untuk bersembahyang. Ada banyak misteri yang belum banyak diketahui orang.

Bukti Kecerdasan Orang Zaman Dulu, Misteri Jam Raksasa di Candi Borobudur yang Belum Terpecahkan
TROPENMUSEUM
Candi Borobudur 

Gambar itu berkisah tentang kehidupan rakyat Kerajaan Syailendra.

Nah, ada satu misteri lain soal Candi Borobudur ini, yakni sebuah jam raksasa

Bagaimana melihat Candi Borobudur sebagai sebuah jam raksasa?

Begini penjelasannya.

Candi Borobudur memiliki 72  buah stupa berbentuk lonceng terbalik.

Stupa terbesar berada di lantai teratas.

Arsitek Borobudur memakai stupa-stupa itu sebagai titik tanda jam.

Jarum jam-nya berupa bayangan sinar Matahari yang disebabkan stupa terbesar.

Ya, bayangan stupa terbesar selalu jatuh dengan tepat di stupa lantai bawah.

Tak hanya itu, Candi Borobudur juga merupakan petunjuk arah yang sangat tepat.

Tanpa bantuan kompas dan GPS.

Patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.
Patung Buddha di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. (KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT)

 

Seperti diketahui, Matahari memang terbit di arah timur.

Namun, tidak selalu tepat di titik timur.

Matahari hanya terbit benar-benar di titik timur dalam dua kali setahun.

Yaitu sekitar tanggal 20-21 Maret dan 22-23 September.

Nah, arsitek Borobudur rupanya sudah mengetahui titik timur yang benar.

Oleh karena itu, Candi Borobudur juga dibangun menghadap titik utara dan selatan dengan sangat tepat. 

Artikel ini telah tayang di Intisari.grid.id dengan judul Misteri Jam Raksasa di Candi Borobudur, Bukti Bahwa Mahakarya Wangsa Syailendra Ini Memang Penuh 'Keajaiban'

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved