Orang Tua Saya Pembunuh Berantai

Polisi menahan itu lantaran menculik gadis-gadis dari halte bus di sekitar Gloucester. Mereka menyekapnya sebelum membunuhnya.

Orang Tua Saya Pembunuh Berantai
youTube
Ilustrasi pembunuhan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun 1995, sang ibu dihukum atas pembunuhan, sementara ayahnya gantung diri di penjara.

Sang ayah mengaku telah membunuh sedikitnya 30 orang.

Pasangan Fred da Rose Mae menghabisi korban-korbannya di Gloucester, kota yang tenang berjarak sekitar 160 km sebelah barat London, Inggris.

Dikutip dari NYPost, Mae West, putri pasangan pembunuh berantai itu, mengungkapkan pengalaman traumatik tersebut.

Mae mengaku telah memutus hubungan dengan ibunya yang saat ini mendekam di penjara.

Rose, menurut Mae, tak memberikan jawaban yang jujur tentang perannya dalam serangkaian pembunuhan.

Kepada Daily Mail, Mae mengatakan, sang ibu sebelumnya selalu mengirim surat dari penjara hampir setiap minggu.

Isinya, Rose menyatakan akan berupaya untuk menjadi ibu yang baik. Ia juga berjanji aka menceritakan apa yang perlu Mae ketahui.

"Saya memutuskan untuk bertanya padanya tentang Heather ketika saya mengunjunginya," kata Mae.

Heather adalah kakak Mae. Selain mereka, Rose dan Fred juga memiliki anak bernama Stephen.

Halaman
12
Penulis: Edi Sukasah
Editor: Edi Sukasah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help