Bukan yang Pintar, 3 Faktor Ini Jadi Cara Jack Ma Orang Terkaya di China Rekrut Karyawan

Dikutip dari infokomputer, Senin (3/9/2018) salah satu keunikan Jack Ma dalam mengurus perusahaannya ialah menyoal perekrutan karyawan.

Bukan yang Pintar, 3 Faktor Ini Jadi Cara Jack Ma Orang Terkaya di China Rekrut Karyawan
Thrive Global
Jack Ma 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Orang terkaya di China, Jack Ma kini menjadi bahan perbincangan. 

Kehadiran Jack Ma  di closing ceremony Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (2/9/2018), menariak banyak perhatian banyak pihak.

Jack Ma datang sebagai duta promosi Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Jack Ma lebih menyukai calon karyawan tak berprestasi dan pintar yang akan bekerja di bawahnya.

"Saya tidak tertarik kepada kandidat karyawan Alibaba yang memiliki gelar bisnis. Mempelajari bisnis itu tidak penting karena kebanyakan orang yang memiliki gelar MBA itu tidak berguna... kecuali setelah mereka lulus, mereka lupa akan apa yang telah mereka pelajari, baru mereka jadi berguna," katanya dalam buku yang ditulis oleh Duncan Clark berjudul Alibaba: The House that Jack Ma Built.

Menurutnya, orang yang berpendidikan tinggi dan mempunyai pengalaman kerja mentereng tak pernah masuk kriteria karyawan perusahaannya.

Sebaliknya Jack Ma lebih suka mempekerjakan orang yang memiliki etika kerja kuat dan kebijaksanaannya.

"Yang diajarkan sekolah-sekolah hanyalah ilmu pengetahuan, itu saja," ujar Ma.

"Sedangkan, menjalakan sebuah bisnis memerlukan kebijaksanaan dan kebijaksanaan bisa didapatkan 
melalui pengalaman. Ilmu pengetahuan dapat diperoleh melalui kerja keras," tambahnya.

Manajer HRD Alibaba, Lucy Peng sendiri pernah membuktikan pernyataan Ma.

Suatu saat Alibaba pernah fokus merekrut karyawan yang pintar, punya CV mentereng dan berpendidikan tinggi.

Halaman
12
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved