Pria Ini Tempelkan Setrika Panas di Wajah Istri, Gara-gara Setrika Jatuh

Hanya gara-gara setrika jatuh menimpa dinding kamar, seorang suami kalap dan menempelkan setrika panas di wajah sang istri.

Pria Ini Tempelkan Setrika Panas di Wajah Istri, Gara-gara Setrika Jatuh
facebook

Korban pun telah divisum dokter bersama pihak kepolisian.

"Dari keluarga sangat keberatan dengan masalah kekerasan dalam rumah tangga. Selain sudah melakukan BAP di Polsek, kami juga telah laporkan ke Komnas Perlindungan Perempuan," jelas Yasrin.

Informasi yang dihimpun, pelaku masih berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan masalah ini sedang diproses pihak kepolisian.

Sekedar diketahui, ancaman sanksi kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga bisa diancam penjara paling lama 5 (lima) tahun.

Kekerasan fisik yang mengakibatkan korban mendapat jatuh sakit atau luka berat pun dapat berujung pada hukuman penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun.

Hal itu bisa dilihat dalam Undang-Undang (UU) KDRT.

Dimana dalam UU tersebut disebutkan bahwa KDRT adalah setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan/atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga (Pasal 1 ayat 1).

Penulis: Indry Panigoro
Editor: Indry Panigoro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help