Renungan Minggu

Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati

Bila sebagian orang Yahudi di Tesalonika menutup diri terhadap Injil, maka orang-orang Yahudi di Berea sebaliknya.

Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Pdt Jesiliati B Kontu STh 

Paulus akhirnya meninggalkan Berea, namun Silas dan Timotius tetap tinggal untuk membina kerohanian mereka (ayat 14).

Ini membuktikan kesungguhan hati orang percaya Berea yang rindu untuk bertumbuh dalam Tuhan.

Orang-orang Yahudi di Berea tidak cepat berprasangka buruk kepada para Rasul, melainkan menunjukkan keterbukaan, bersikap ramah dan baik hati.

Mereka dipenuhi keinginan untuk selalu berdoa dan membaca Kitab Suci.

Yang pada akhirnya membentuk pribadi mereka menjadi orang lebih baik hati dan hidup rendah hati 1 dengan yang lain, bahkan mereka mampu mengendalikan diri dan tetap kuat dan tidak ragu meski ada rintangan hasutan yang menggoyahkan iman mereka. Jemaat di Berea pun dengan sigap mengambil keputusan yang benar.

Membawa Paulus ke pelabuhan bukan karna mau melarikan Paulus, melainkan agar injil dapat diberitakan di banyak tempat.

Saudara, yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus Kristus dari bacaan ini, kita belajar bahwa pelayanan pemberitaan Injil tidak pernah sia-sia.

Walaupun selalu ada hal-hal yang membuat pelayanan itu menjadi berat dan berisiko.

Banyak yang akan menerima tetapi tidak sedikit juga yang akan menolak.

Tetaplah semangat menyampaikan injil.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved