Angkatan Laut AS Cegat Pengiriman Ratusan Senjata Api di Yaman

Angkatan Laut AS telah berhasil mencegah penyelundupan senjata menggunakan kapal kecil di wilayah Teluk Aden.

Angkatan Laut AS Cegat Pengiriman Ratusan Senjata Api di Yaman
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Angkatan Laut AS telah berhasil mencegah penyelundupan senjata menggunakan kapal kecil di wilayah Teluk Aden.

Di dalam kapal kecil tersebut ditemukan ratusan senapan otomatis yang dikemas dalam 600 tas. Total sebanyak lebih dari 1.000 senjata api, sebagian besar berupa senapan serbu AK-47.

Sementara kapal dan kru yang ditahan telah diserahkan kepada pihak berwenang di Yaman. Demikian diberitakan AFP, Kamis (30/8/2018).

Baca: Demi Karir Medis Sang Istri, Menteri di Norwegia Ini Mengundurkan Diri

Tim penyidik belum dapat memastikan dari mana asal kapal penyelundup senjata api maupun tujuan akhirnya.

Meski demikian diduga kapal tersebut sejenis dengan yang pernah disita oleh Angkatan Laut AS sebelumnya, di mana ditemukan senjata api dari Iran yang akan dikirimkan ke Yaman, yang sedang dilanda perang.

"Kami belum siap menyatakan pihak mana pun terkait senjata-senjata ini dan kami sedang melakukan penyelidikan terhadap bukti-bukti yang ada," kata pejabat AS.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (28/8/2018) lalu, ketika pelaut dari USS Jason Dunham memeriksa sebuah kapal perahu kecil yang tengah mengalami masalah mesin.

Baca: Hasil Undian Liga Champions 2018/2019, Cristiano Ronaldo Balik ke Manchester, Grup B Neraka

Saat diperiksa mereka menemukan lebih dari 1.000 senjata api yang dikemas ke dalam 600 tas. Sebagian besar dari senjata tersebut adalah senapan serbu AK-47.

Perahu tersebut kemudian dibawa menuju pos penjaga pantai di Yaman, serta para kru kapal yang masih dirahasiakan identitas maupun kewarganegaraannya.

Pejabat AS mengatakan, temuan tersebut adalah yang pertama kalinya sejak 2016 untuk menyelundupan senjata api ukuran kecil.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved