Home »

News

» Sains

Shimao, Kota Berusia 4.300 Tahun di China yang Makmur dan Barbar

Dengan luas 400 hektar, kota ini tidak hanya merupakan pemukiman berdinding terbesar pada masanya tetapi juga pemukiman terbesar di dunia.

Shimao, Kota Berusia 4.300 Tahun di China yang Makmur dan Barbar
Shimao sering dikaitkan dengan Tembok Besar China yang padahal tidak memiliki hubungan sama sekali. Bahkan, Shimao lebih tua dari Salah satu dari tujuh keajaiban dunia tersebut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah dikira bagian dari Tembok Besar China, para arkeolog akhirnya mengetahui bahwa yang ditemukannya adalah sebuah kota kuno lengkap dengan piramida setinggi 70 meter, kepala yang dipenggal, dan berbagai permata berharga.

Kota batu berumur 4.300 tahun itu sekarang bernama Shimao, dan nama kunonya tidak diketahui.

Dengan luas 400 hektar, kota ini tidak hanya merupakan pemukiman berdinding terbesar pada masanya tetapi juga pemukiman terbesar di dunia.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Antiquity, para arkeolog yakin kota kuno ini menyimpan asal usul peradaban China dan mungkin sejarah perlu ditulis ulang.

Baca: Ahli Temukan Topeng Berusia 1.500 Tahun, Diyakini Milik Raja Suku Maya

Dilansir IFL Science, Jumat (24/8/2018), Shimao digambarkan sebagai pusatnya orang barbar dalam sejarah China. Wilayah ini juga diketahui menjadi pusat perdagangan, keagamaan, hingga pengorbanan nyawa manusia.

Meski masih sedikit yang diketahui tentang kota kuno ini, keagungan dan keruwetan kotanya menunjukkan bahwa kota ini pernah menjadi jantung politik dan ekonomi pada masanya.

Hal itu dibuktikan dengan adanya piramida yang dibangun di pusat kota.

Menurut perkiraan tim ahli, piramida raksasa itu dibangun sekitar 2300 SM dan mempunyai struktur 11 lantai bangunan yang diperkuat dengan penopang batu juga dinding pertahanan.

Pada dinding piramida dan hampir setiap struktur batu dihiasi dengan berbagai batu permata hijau, giok, dan peralatan.

Selain itu, pada dinding piramida juga terdapat ukiran mata dan antropomorfik, gambaran setengah manusia setengah hewan.

Halaman
12
Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help