Gempa Manado

Gempa 2 Kali Terjadi dan Terasa di Manado, Bitung, Minahasa, Kotamobagu, Bolsel

BMKG Manado menyebut gempa bumi tektonik yang terjadi pada (29/8/2018) pada sekitar pukul 20.00 Wita

Gempa 2 Kali Terjadi dan Terasa di Manado, Bitung, Minahasa, Kotamobagu, Bolsel
ISTIMEWA
Koordinat gempa, Rabu (29/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Manado menyebut gempa bumi tektonik yang terjadi pada (29/8/2018) pada sekitar pukul 20.00 Wita terjadi di sebelah tenggara Kota Bitung, Sulawesi Utara.

Ternyata guncangan gempat terjadi sebanyak dua kali.

Berdasarkan rilis BMKG, gempa pertama terjadi pada pukul 19:17:50 Wita.

Gempa pertama berkekuatan 3,7 Skala Richter dengan lokasi 1.05 LU,125.82 BT atau 88 kilometer Tenggara, Kota Bitung.

Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Guncangan tersebut tak terasa.

"Info Gempa Mag:3.7 SR, 29-Aug-18 19:17:50 WITA, Lok:1.05 LU,125.82 BT (88 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:10 Km ::BMKG-MNI". rilis BMKG

Gempa kedua yang terjadi beberapa detik tersebut sangat terasa. Dinding bangun pun terdengar bergetar.

Lokasi gempa 0.91 LU,125.40 BT atau 66 kilometer tenggara Kota Bitung denga kedalaman 10 kilometer.

"Info Gempa Mag:4.9 SR, 29-Aug-18 20:02:29 WITA, Lok:0.91 LU,125.40 BT (66 km Tenggara BITUNG-SULUT), Kedlmn:10 Km ::BMKG-MNI"

 
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi berkekuatan 4,9 skala richter terjadi dengan koordinat episenter pada 0,91 LU dan 125,4 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 66 kilometer (km) arah tenggara Kota Bitung, pada kedalaman 10 km.

"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tulis Kepala Stasiun Geofisika Manado Irwan Slamet ST MSi.

Menurut laporan masyarakat, dampak gempa bumi berupa guncangan dirasakan di daerah Manado, Bitung, Minahasa, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Selatan II SIG-BMKG (II-III MMI).

Jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Berdasarkan peta tataan tektonik, di wilayah laut di sebelah tenggara Kota Bitung terdapat zona gempa bumi East Sangihe Thrust yang memiliki jalur sesarnya berarah Timur Laut - Barat Daya.

Hingga pukul 20:23 Wita, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Kepada masyarakat di sekitar wilayah Sulawesi Utara dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Penulis: Aldi_Ponge
Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved