Asian Games 2018

Geliat eSport di Sulut, Sering Dilombakan dalam 17 Agustus, Pengucapan, Hari Raya Ketupat

Sulawesi Utara (Sulut) ternyata potensial untuk pengembangan olahraga eSport.

Geliat eSport di Sulut, Sering Dilombakan dalam 17 Agustus, Pengucapan, Hari Raya Ketupat
TRIBUN MANADO/ARTHUR ROMPIS
Suasana di Mey Mey Internet Gaming. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sulawesi Utara (Sulut) ternyata potensial untuk pengembangan olahraga eSport.

Sesuai penelusuran Tribunmanado.co.id, ada puluhan atlet profesional eSport di Sulut yang tersebar di sejumlah kota dan kabupaten.

Salah satunya Riedel Yesaya Sumarandak, siswa asal Tondano yang merebut emas di Asian Games 2018.

Komunitas eSport juga terus tumbuh yang mengekor di Asosiasi Olahraga Elektronik Rian Rumagit, salah satu pegiat eSport yang ditemui TribunManado.co.id di Mey Mey Internet Gaming mengatakan, majunya eSport di Sulut didukung oleh atmosfer kompetisi yang baik.

"Turnamen rutin diadakan, pada 17 Agustus lalu ada sejumlah turnamen, begitupun saat pengucapan syukur atau hari raya ketupat, " kata dia.

Dikatakan Rian, para atlet juga mengasah diri di komunitas masing-masing.

Dalam komunitas itu, mereka saling bersaing demi meningkatkan kompetensi.

"Di dalam komunitas itu mereka saling berbagi ilmu," kata dia.

Sebut dia, salah satu komunitas yang banyak peminat adalah M2G.

Jumlah anggota M2G sekitar 100 orang, dari berbagai macam kalangan.

"Ada mahasiswa, siswa, pekerja dan lainnya, " kata dia.

Rian membeber, performa sejumlah atlet membuat banyak yang tertarik menekuni eSport secara serius.

"Luar biasa melihat mereka, bisa juara, apalagi dalam Asian Games, banyak yang termotivasi mendalami olahraga tersebut," kata dia. (Tribunmanado.co.id/Arthur Rompis)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help