Facebook Uji Label 'Things in Common' untuk Pencarian Teman Baru

Facebook agaknya ingin mendorong para penggunanya agar lebih banyak berteman dengan orang lain.

Facebook Uji Label 'Things in Common' untuk Pencarian Teman Baru
Facebook 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Facebook agaknya ingin mendorong para penggunanya agar lebih banyak berteman dengan orang lain.

Pekan lalu, muncul kabar bahwa jejaring sosial itu sedang menguji fitur baru berupa label “things in common”.

Label ini akan muncul sebagai tulisan kecil di atas nama orang lain yang menulis komentar dalam sebuah posting publik yang sedang dilihat pengguna.

Isinya menerangkan kesamaan aspek antara si orang asing dengan pengguna, misalnya apabila ia berasal dari kota atau universitas yang sama.

Begitu juga apabila orang tersebut ternyata bekerja di perusahaan yang sama atau anggota sebuah grup Facebook yang sama pula, pengguna akan memperoleh pemberitahuan lewat label tadi.

Label “things in common” tersebut pun diharapkan bisa menggugah rasa penasaran pengguna sehingga memunculkan niat untuk berkawan dengan orang yang bersangkutan via Facebook.

Label Things in Common (From Phoenix, Arizona) menerangkan kesamaan yang dimiliki orang lain dengan pengguna, saat melihat komentar orang tersebut di posting publik di Facebook.(Facebook)
Label Things in Common (From Phoenix, Arizona) menerangkan kesamaan yang dimiliki orang lain dengan pengguna, saat melihat komentar orang tersebut di posting publik di Facebook.(Facebook) ()

“Kesamaan membantu orang-orang untuk saling terkoneksi,” sebut seorang juru bicara Facebook, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Selasa (28/8/2018).

“Kami sedang menguji penambahan label ‘things in common’ yang akan muncul di atas komentar dari orang yang belum berteman tapi mungkin memiliki kesamaan dengan Anda,” lanjut sang spokesperson.

Facebook menerangkan bahwa ujicoba label “things in common” untuk sekarang hanya berupa test kecil saja yang terbatas di wilayah Amerika Serikat.

Belum jelas apakah fitur itu nanti akan benar-benar diterapkan dan di negara mana saja wilayah implementasinya.

Editor: Rine Araro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help