Bupati Boltim Geram Pembalakan Masih Marak

Menurutnya selama ini Pemda dan masyarakat sudah berulangkali minta keseriusan Pemprov dan Pihak Kepolisian untuk lakukan pencegahan.

Bupati Boltim Geram Pembalakan Masih Marak
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Sehan Landjar 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar menilai pembalakan hutan di Boltim sudah sangat parah dan memprihatinkan.

Menurutnya selama ini Pemda dan masyarakat sudah berulangkali minta keseriusan Pemprov dan Pihak Kepolisian untuk lakukan pencegahan.

"Namun belum ada upaya maksimal," katanya.

Ia mengatakan, ini terlihat di tiga lokasi. Tiga lokasi itu Bukaka atau Kotabunan, Tutuyan atau Togid, dan Matabulu.

"Pembalakan masih marak. Bahkan tidak ada rasa takut sedikitpun dari para perusak hutan yang melakukan usaha loging yang ilegal ini," katanya.

Bahkan katanya beredar kabar di masyarakat satu cukong dari ilegal loging di Boltim adalah Anggota DPRD. 

"Benar atau tidak kabar yang beredar di masyarakat, namun hal ini sudah berlangsung lama, dan sampai saat ini masih terjadi di tiga lokasi tersebut. Bukan hanya merusak hutan tapi sekaligus merusak jalan perkebunan masyarakat yang dibangun pemerintah," katanya.

Ia mengatakan, baru menerima laporan dari pemerintah Desa Tutuyan 2, bahwa masyarakat sudah sangat resah dengan praktek pembalakan liar yang terjadi di kawasan hutan adat di wilayah Tutuyan. Jalan perkebunannya juga menjadi rusak. 

"Jika tidak ada tindakan dari aparat penegak hukum atau polisi dan Pemprov yang berkewenangan dalam pengawasan hutan, masyarakat mengancam akan mengambil tindakan. Untuk itu saya harap keseriusan Pemprov dan pihak Polda untuk mengambil tindakan tegas terhadap usaha ilegal loging di Boltim guna mencegah semakin meluasnya kerusakan hutan, dan jalan perkebunan sesuai Peraturan berlaku. Sekaligus mencegah tindakan masyakat yang sudah gerah dengan perilaku para pembalak hutan," katanya.

Penulis: David_Manewus
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help