Pricylia Rondo Mundur dari PDIP, Meiva Salindeho Harus Tinggalkan Golkar

Dari 22 bakal calon Anggota DPD RI yang masuk Daftar Calon Sementara (DCS), setidaknya ada dua bakal calon yang berstatus pengurus Partai Politik.

Pricylia Rondo Mundur dari PDIP, Meiva Salindeho Harus Tinggalkan Golkar
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Para bakal calon anggota DPD RI 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dari 22 bakal calon Anggota DPD RI yang diproyeksikan masuk Daftar Calon Sementara (DCS), setidaknya ada dua bakal calon yang berstatus pengurus Partai Politik.

Kedua figur wanita itu yakni Wakil Ketua DPD I Golkar Sulut, Meiva Salindeho dan Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Pricilya Rondo.

KPU Sulut menegaskan, sesuai aturan Peraturan KPU nomor 26 tahun 2018 tentang perubahan kedua atas peraturan KPU nomor 14 tahun 2018 tentang pencalonan perseorangan Peserta pemilihan umum anggota DPD, pengurus parpol diwajibkan mundur.

Meidy Tinangon Komisioner KPU Sulut menyatakan, penyerahan surat pengunduran diri harus diajukan ke KPU paling lambat 1 hari sebelum penetapan DCS.

DCS pun akan ditetapkan 31 Agustus sampai 2 September.

Selain itu, Calon Anggota DPD berstatus Pengurus Parpol harus menyerahkan surat keputusan pimpinan parpol terkait pengunduran diri, sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT).

Adapun DCT akan ditetapkan 14-20 September 2018.

Wakil Ketua DPD PDIP Sulut, Lucky Sondakh mengungkapkan, sebelum aturan itu keluar, Pricylia Rondo sudah mengajukan pengunduran diri

"Partai sudah terima penguduran diri ibu Pricilya, sudah sebulan yang lalu," kata Ketua Bapilu PDIP Sulut ini.

Otomatis setelah mengajukan pengunduran diri, Pricilya tak lagi menjadi pengurus partai PDIP.

James Arthur Kojongian, Bendahara DPD I Golkar Sulut mengungkapkan, partai Golkar memang sudah memantau soal aturan pengunduran diri ke KPU.

"Partai masih menunggu pengunduran diri ibu Meiva," ungkapnya.

Sesuai ketentuan memang harus dijalankan, maka partai menyerahkan sepenuhnya kepada Meiva Salindeho, memang kata James cukup disayangkan karena Meiva merupakan kader lama partai Golkar.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help