Kabut Asap di Pontianak

Polda Kalbar Tetapkan 27 Tersangka Terkait Karhutla dan Kabut Asap di Pontianak

Polda Kalbar menetapkan 27 orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalbar.

Polda Kalbar Tetapkan 27 Tersangka Terkait Karhutla dan Kabut Asap di Pontianak

TRIBUNMANADO.CO.ID - Polda Kalbar menetapkan 27 orang sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) di wilayah Kalbar.

Dari 27 tersangka tersebut, 14 diantaranya ditahan, 11 tidak ditahan, sedangkan 2 orang lainnya turut menjadi korban meninggal dunia.

Hingga 26 Agustus 2018, jumlah kasus yang ditangani Polda Kalbar sebanyak 20 laporan polisi terkait karhutla.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengatakan pihaknya tidak main-main atas penegakkan hukum dalam menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalbar.

Baca: Inilah 7 Kebiasaan Diet yang Salah dan Tanda Diet Tidak Tepat

Hal tersebut dibuktikan dengan bertambahnya tersangka pembakar lahan yang di proses hukum.

“Kami mengawasi 14 kabupaten/kota dengan luas wilayah 147.307 kilometer persegi, dimana 1,68 juta hektare diantaranya adalah lahan gambut dan sisanya lahan mineral,” ujar Didi, Senin (27/8/2018).

Didi menambahkan, lahan gambut yang terbakar sangat susah dipadamkan, apalagi pada saat di tengah kemarau panjang seperti saat ini.

Sejauh ini, sebut Didi, Polda Kalbar sudah melakukan berbagai upaya pencegahan dini terkait karhutla, diantaranya adalah dengan melakukan pendekatan berupa sosialisasi langsung pada masyarakat.

Baca: Kisah Abdul Malik, Pesilat Sulut Sumbang Medali Emas di Asian Games, Bonus untuk Bangun 3 Masjid

"Melalui Binmas Polres hingga Polsek yang ada di Kalimantan Barat juga dikerahkan guna sosialisasi di lapangan," ujarnya.

Polda Kalbar juga sudah melakukan dua operasi untuk pencegahan tersebut.Selain penindakan dan penegakan hukum, juga melakukan kegiatan preemtif dan preventif.

"Kami terus menerus melakukan upaya maksimalkan,” ujarnya.

Dampak yang diakibatkan dari karhutla ini, menurut Didi sudah sangat meresahkan warga masyarakat seperti paparan asap yang telah menimbulkan ribuan warga mengalami sakit ISPA.

Baca: Jadi Peserta di Asian Games 2018, Ini Beda China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau

Selain itu, distribusi sembako dan kebutuhan-kebutuhan pokok lainnya yang pasti berdampak pula pada pertumbuhan ekonomi juga turut terhambat.


"Belum lagi terganggunya lingkungan hidup, flora dan fauna dan sebagainya," pungkas Didi.

"Terkait dampak tersebut, penegakkan hukum dengan sanksi pidana yang tegas sudah layak dan pantas bagi pelaku pembakar lahan demi melindungi keseimbangan ekosistem dan keberlangsungan hidup kita semua," tegasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Buntut Karhutla dan Kabut Asap di Pontianak, Polda Kalbar Tetapkan 27 Tersangka ", https://regional.kompas.com/read/2018/08/28/09000031/buntut-karhutla-dan-kabut-asap-di-pontianak-polda-kalbar-tetapkan-27.
Penulis : Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan
Editor : Aprillia Ika

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved