Pembuatan Papan Reklame 'Raksasa' di Tengah Jalan Ratahan Belum Kantongi IMB

Pembuatan papan reklame berukuran besar di tengah ruas jalan utama Ratahan, Mitra, sudah masuk pada fase penancapan besi fondasi.

Pembuatan Papan Reklame 'Raksasa' di Tengah Jalan Ratahan Belum Kantongi IMB
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Kondisi pembuatan papan reklame di ruas jalan Ratahan-Mawali, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Diabadikan pada Selasa (28/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Pembuatan papan reklame berukuran besar atau billboard di tengah ruas jalan utama Ratahan, Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, sudah masuk pada fase penancapan besi fondasi di dua lubang yang disiapkan.

Terpantau, rangkaian besi sudah tertancap di dalam dua lubang persis di tengah jalan mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan Ratahan-Mawali, dari dan menuju kantor bupati.

Sementara itu rangkaian lainnya berada di tepian jalan.

Tampak kendaraan yang melintas harus berjibaku menghindar pondasi lobang yang akan dibuat papan reklame.

Kendaraan dari arah persimpangan Plaza Ratahan dan dari arah kantor bupati akan terhenti di titik pengerjaan, jika tidak ada yang saling mengalah menyebabkan kemacetan bahkan tak jarang persinggungan antara sesama kendaraan.

Lepas dari itu keberadaan pengerjaan papan reklame yang sudah dua pekan dilaksanakan ternyata belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) dari pemerintah kabupaten Mitra.

"Hingga hari ini kami cek belum ada IMB-nya, dan kami akan terus berkoordinasi dengan bidang terkait apakah sudah urus atau belum IMB nya," terang kepala dinas Dinas penanaman modal dan pelayanan satu pintu, melalui Moody Manoppo Sekretaris Dinas, Selasa (28/08/2018).

Selain belum mengantongi izin, keberadaan pengerjaan papan reklame di tengah jalan utama Ratahan dirasakan oleh Moody mengganggu arus lalu lintas yang ada di sana.

"Biasanya saya lewat jalan belakang, tapi tadi saat pergi ke kantor lewat jalan utama dan mendapati kondisi itu," terangnya.

Dijelaskannya, pembayaran atau pengurusan IMB untuk pembuatan papan reklame oleh pihak ketiga, baiknya dilakukan sebelum pengerjaan di mulai.

Kemudian ketika papan reklamenya sudah berdiri dan dipasang reklame harus membayar pajak reklame di bidang pendapatan bagian keuangan pemerintah kabupaten Mitra.

"Untuk nilai IMB pemasangan papan reklame ada hitung-hitungannya tersendiri sesuai jenis dan besaran, yang dilakukan oleh tim teknis dari dinas pekerjaan umum (PU)," tandasnya.

Dinas pekerjaan umum dan tata ruang Mitra saat didatangi untuk bertemu dengan pihak tim teknis sedang tidak berada di kantor.

Terinformasi sedang mendampingi pimpinan dan anggota DPRD Mitra yang sedang melakukan reses.

"Mengenai hal itu akan dirapatkan. Karena sudah ada penyampaian juga dari Dinas perdagangan. Nanti untuk jelas pada tim teknis," ujar Daniel Mamahit sekretaris dinas PU dan Tata Ruang Mitra.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved