Israel Buka Kembali Perlintasan Orang di Jalur Gaza Usai Sepekan Ditutup

Israel kembali membuka satu-satunya penyeberangan orang di Jalur Gaza mulai Senin (27/8/2018).

Israel Buka Kembali Perlintasan Orang di Jalur Gaza Usai Sepekan Ditutup
AFP/SAID KHATIB
Warga Palestina mengantre untuk menunggu izin menyeberang memasuki wilayah Mesir melalui jalur penyeberangan di Rafah, selatan Jalur Gaza, 21 Februari 2018 lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Israel kembali membuka satu-satunya penyeberangan orang di Jalur Gaza mulai Senin (27/8/2018).

Penyeberangan Erez telah ditutup otoritas Israel pada 19 Agustus lalu setelah terjadi aksi protes yang berujung pada bentrokan dan kekerasan di sepanjang perbatasan dengan wilayah Palestina.

Namun pada Minggu (26/8/2018) malam, Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan penyeberangan tersebut akan dibuka kembali pada Senin (27/8/2018), karena masa tenang yang telah dipertahankan selama seminggu terakhir.

Baca: Mantan Perdana Menteri AS Sebut Israel Lenyap pada 2022, Ini Penyebabnya

Juru bicara kementerian pertahanan Israel, yang mengawasi penyeberangan Erez menegaskan bahwa perlintasan orang tersebut telah dibuka kembali sesuai dengan rencana.

Pemerintah Israel telah memberlakukan blokade udara, darat, dan laut di Jalur Gaza selama lebih dari satu dekade. Namun tetap memberikan izin kepada orang-orang untuk menyeberang dengan alasan khusus.

Rata-rata sekitar 1.000 warga Gaza menyeberang melalui Erez, yang merupakan satu-satunya titik perlintasan orang keluar dan masuk wilayah Gaza, setiap harinya.

Mereka yang diizinkan melintas kebanyakan karena membutuhkan perawatan medis, selain juga pengusaha, pelajar dan lainnya.

Baca: Ini Dia, Rabbi Yahudi yang Membela Hak-hak Palestina dan Mengecam Israel

Selain Eraz, terdapat perlintasan lain yang dikhususkan untuk barang, yakni di Kerem Shalom.

Ketegangan terjadi di sepanjang perbatasan selama beberapa bulan terakhir dengan aksi protes dan bentrokan antara warga Gaza dengan militer Israel.

Pejabat Mesir bersama dengan PBB telah berupaya menengahi gencatan senjata jangka panjang antara Israel dengan kelompok Hamas.

Baca: Gara-gara Hal Sepele Ini, Amerika Serikat Potong Bantuan untuk Palestina Rp 2,9 Triliun

Editor: Aldi_Ponge
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help