Disperindagkop Bolsel Berdayakan Produk Ikutan Kelapa Jadi Energi Terbarukan

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kooperasi (Disperindagkop) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan berdayakan produk kelapa

Disperindagkop Bolsel Berdayakan Produk Ikutan Kelapa Jadi Energi Terbarukan
Tribun Manado/Felix Tendeken
Proses pembuatan arang tempurung di Desa Tolotoyon Kecamatan Pinolosian 

TRIBUN MANADO.CO.ID - Dinas Perindustrian Perdagangan dan Kooperasi (Disperindagkop) di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) akan berdayakan prodak ikutan dari kelapa menjadi bahan baku energi terbarukan melalui Industri Kecil Menengah (IKM).

Kata Kepala Disperindagkop (Kadis) Amstrong Apollo, bahan yang dimaksud adalah tempurung kelapa yang sudah dibakar dan menghasilkan arang.

"Namanya briket hasil olahan dari arang tempurung kelapa," ujarnya, Senin (27/8) di sela-sela aktivitas kerjannya.

Disperindagkop melihat ini adalah peluang usaha yang perlu dikembangkan oleh daerah dan bakal menjadi pilihan alternatif selain gas LPG tiga kilo gram (kg).

Kadis menjelaskan, hal tersebut sudah sempat dirancang dan dibicarakan dengan bagian perekonomian untuk dikembangkan sebagaimana harapan Bupati agar daerah punya inovasi baru.

"Penggunaan briket terukur dan memudahkan pengguna, ibarat menggunakan kompor gas elektrik yang punya pengaturan waktu," jelasnya.

Diumpamakan saat sedang menanak nasi atau memasak air kemudian meninggalkannya karena keburu ke pasar dengan melepaskan lima briket kedalam tungku.

"Tidak takut kebakaran saat kembali api sudah padam. Jadi para ibu tidak perlu khawatir," ujarnya.

Disisi lain ia berharap agar ada intervensi daerah terhadap pengembangan briket karena ini juga perlu sosialisasi.

"Diperkirakan dua tahun kedepan jika berjalan maksimal briket akan mengantikan posisi LPG bersubsidi," ujarnya.

Sementara untuk tungku sebagai alat penyangga akan didatangkan oleh satu diantara peneliti di UNG yang bekerjasama dengan pihaknya yang memiliki hak paten.

"Juga akan dilengkapi daftar perkiraan daya masak dan cara penggunaan," tandasnya. 

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Arthur_Rompis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved