Pemesan Narkoba dari Blok Melati Rutan Malendeng

Narapidana kasus narkoba yang ditahan di dalam Rutan Kelas II A Manado, tetap saja bisa melakukan pemesanan narkoba meski dari dalam penjara.

Pemesan Narkoba dari Blok Melati Rutan Malendeng
ist
rutan manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Narapidana kasus narkoba yang ditahan di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Manado, Malendeng, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tetap saja bisa melakukan pemesanan narkoba meski dari dalam penjara.

Hal tersebut terungkap pada jumpa pers penangkapan empat tersangka, tiga di antaranya narapidana, yang digelar BNNP Sulut, Jumat (24/08/2018) kemarin, di kantornya, Jalan 17 Agustus Manado, Sulut.

"Narapidana tersebut ditahan dalam Blok Melati Kamar Dua," ujar Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas II A Manado Roni Rumondor, Sabtu (25/08/2018).

Narkoba jenis ganja dipesan melalui media sosial, kemudian diantar oleh kurir dari luar rutan.

Memang barang tersebut lolos dari pemeriksaan di depan portir karena dibawa oleh seorang petugas.

Namun saat berada di pos selanjutnya, petugas rutan di sana curiga dan memeriksanya bersama-sama.

Hingga menemukan adanya ganja dengan berat 64.13 gram.

"Ada satu pegawai saya, dia membawa paket masuk ke dalam rutan hanya menolong. Namun tetap saja dia menggeledah di depan komandan regu jaga. Saat itu terungkaplah itu ganja," ujar karutan.

Paket tersebut dititipkan dengan modus bahwa itu makanan.

"Namun kalau makanan sudah disegel tentu dipertanyakan. Petugas saya kemudian membuka dengan pisau karena ada lakbannya. Dan memang isinya ganja," ujar karutan. (Tribunmanado.co.id/Handhika Dawangi)

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help