Torang Kanal

Dessy Tamatompol Pernah Merasakan Gelombang Tinggi di Laut saat Naik Kapal dari Sangihe

Gelombang tinggi yang terjadi di perairaan Kepulauan Sitaro, mengingatkan Dessy Tamatompol ketika berangkat dari Sangihe ke Manado

Dessy Tamatompol Pernah Merasakan Gelombang Tinggi di Laut saat Naik Kapal dari Sangihe
Tribun manado / Chintya Rantung
Dessy Tamatompol 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Gelombang tinggi yang terjadi di perairaan Kepulauan Sitaro, mengingatkan Dessy Manangkalangi Tamatompol ketika berangkat dari Sangihe ke Manado 12 Januari 2018 lalu.

Diceritakannya, keberangkatannya waktu itu terjadi gelombang tinggi di laut, rasa-rasanya mau tenggelam kapal yang saya tumpangi.

"Pada waktu itu gelombang air itu kira-kira naik 5 meter. Tapi waktu itu nakhodanya coba singgah di pelabuhan yang namanya Pananaru dekat dari Tahuna,”katanya.

“Kira-kira baru dua jam dari Pelabuhan Tahuna, singgah di Pulau Pananaru tepatnya di Tamako yang letaknya masih dekat dengan Kepulauan Sangihe. Dan selama beberapa jam kami ada di situ. Barulah setelah pukul 05.00 Wita pagi kami lanjutkan perjalanan ke Manado," cerita salah saru karyawan bank swasta di Manado.

Dikatakannya, pada waktu yang saya rasakan campur aduk takut hingga muntah-muntah. Dan posisi waktu itu berada di atas ranjang yang saya lakukan hanyalah berdoa.

"Sampai nenek di samping saya pun menangis dan terus berdoa. Waktu itu yang ada di benak saya itu pasrah kepada Tuhan.

Tapi itu jadi pengalaman paling ekstrem selama berangkat menggunakan kapal laut, saat berangkat ke Sangihe ke Manado selama tahun ini," ujar perempuan kelahiran Tahuna, 13 Maret 1994 kepada tribunmanado.co.id. (chi)

Penulis: Chintya Rantung
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved