40 Pejabat Mitra Ikut Diklat Selama 893 Jam

Sebanyak 40 orang ASN di jabatan eselon IV A di lingkungan pemkab Mitra, Sulawesi Utara (Sulut), bakal digenjot dan ditempa.

40 Pejabat Mitra Ikut Diklat Selama 893 Jam
TRIBUN MANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Sekda Mitra Robby Ngongoloy mengalungkan tanda peserta kepada peserta Diklat dan foto bersama kepala BPKSDM Mitra Sartje Taogan dan pihak Diklat Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, RATAHAN - Sebanyak 40 orang aparatur sipil negara (ASN) di jabatan eselon IV A di lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara (Sulut), bakal digenjot dan ditempa.

Selama 97 hari, mereka akan mengikuti pendidikan dan latihan kepemimpinan (Diklat PIM) tingkat IV di Badan Diklat Provinsi Sulut.

Menurut Sartje Taogan, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Mitra, Diklat PIM ini dilaksanakan pihaknya bekerja sama dengan Badan Diklat Provinsi Sulut.

"Peserta Diklat akan digembleng dengan 893 jam pelajaran dengan berbagai materi yang terjadwal," kata Sartje usai mendampingi sekretaris Mitra Robby Ngongoloy membuka pelaksanaan Diklat PIM IV, Kamis (23/08/2018).

‎Lanjutnya, peserta Diklat adalah pejabat eselon IV yang terseleksi tersebar di semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Inti Diklat ini adalah jadi pemimpin perubahan. Cetuskan ide brilian dengan menghadirkan Proyek Perubahan (Proper) Inovatif yang berdampak baik bagi sistem birokrasi untuk kemajuan peradaban bangsa," tambah Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial Badan Diklat Sulut Drs Jahja Rondonuwu M.Si‎.

Sekda Mitra Robby Ngongoloy dalam sambutannya menekankan kepada peserta, bahwa Diklat PIM merupakan salah satu tahapan pengembangan kualitas aparatur, untuk pemenuhan kompetensi jabatan struktural.

"Diklat PIM bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif atau formalitas belaka, namun saya berharap saudara-saudara usai mengikutinya akan membawa dampak yang riil bagi peningkatan kinerja melalui penambahan wawasan, pengetahuan dan pembentukan sikap mental. Ikuti Diklat ini dengan serius dan disiplin," harap Sekda.

Dia berharap pejabat eselon IV menempati posisi strategis terhadap kelancaran tupoksi pada masing- masing satuan perangkat daerah, sehingga harus mampu menyusun perencanaan, menjadi soko guru berkualitas dan pelayan publik profesional.(Tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved