Usai Salat Iduladha, Pangdam XIII Merdeka Serahkan Hewan Kurban

Lapangan rumput hijau, Makodam XIII Merdeka, dipadati ribuan jamaah Salat Iduladha 1439 Hijriah, Rabu (22/8/2018) pagi.

Usai Salat Iduladha, Pangdam XIII Merdeka Serahkan Hewan Kurban
IST
Penyerahaan hewan kurban 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Handhika Dawangi

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lapangan rumput hijau, Makodam XIII Merdeka, dipadati ribuan jamaah Salat Iduladha 1439 Hijriah, Rabu (22/8/2018) pagi.

Semuanya tampak khusyuk melaksanakan salat id yang dipimpin Imam Ustaz Anis Toma SPdi MPd dan penuh khidmat mendengarkan ceramah dari Ustaz Dr KH Nasruddin Yusuf MA.

Tampak rapi saf jamaah salat id di Lapangan Makodam XIII/Mdk. Baik di tempat khusus perempuan maupun laki-laki.

Kumandang takbir, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar sangat jelas terdengar. Umat muslim yang mendengarnya pun terasa merinding dan seakan ingin menangis.

Pangdam XIII Merdeka Mayjen Tiopan Aritonang mengajak semua memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan kasih-Nya.

"Sehingga pada pagi hari ini segenap warga Muslim Kodam XIII/ Merdeka dapat melaksanakan Sholat Iduladha di halaman Makodam XIII/ Merdeka bersama-sama dengan Umat Islam yang tinggal di sekitar Markas kita ini dengan tertib, lancar dan aman," ujar pangdam.

Selanjutnya dilaksanakan penyerahan hewan kurban oleh Panglima Kodam XIII/Merdeka,Mayjen Tiopan Aritonang kepada panitia iduladha 1439 Hirjiah Tahun 2018, Kodam XIII Merdeka. Ada dua ekor sapi dan delapan ekor kambing.
Dalam sambutannya, pangdam mengatakan penyembelihan hewan kurban suatu simbol atau bentuk keikhlasan umat manusia agar senantiasa ingat bahwa harta di dunia ini hanyalah titipan dari Sang Maha Kuasa.

"Sehingga umat Islam pun dilarang mencintai harta bendanya secara berlebihan. Oleh karena itu, atas nama Prajurit dan PNS serta segenap Umat Islam warga Kodam XIII/Merdeka, saya serahkan hewan kurban ini kepada Panitia Penyembelihan Hewan Kurban untuk disembelih dan didistribusikan dagingnya kepada yang berhak menerima," ujar pangdam.

Lanjut pangdam, tumpahnya darah sembelihan hewan kurban inilah yang nantinya menjadi simbol terbuangnya kecongkakan dan hawa nafsu akan harta duniawi.

"Tuhan Maha Kaya, sehingga sama sekali tidak memerlukan kurban dari makhluk ciptaan-Nya, karena yang dinilai dari penyembelihan hewan kurban ini semata-mata hanyalah keikhlasan dari umat manusia untuk berbagi dengan sesamanya," ujar pangdam.

Pangdam XIII/Merdeka berharap bahwa keikhlasan berkurban ini juga dapat diaktualisasikan oleh seluruh Prajurit dan PNS Kodam XIII/Merdeka dalam pelaksanaan tugas sehari-hari melalui semangat rela berkorban demi satuan, rakyat, nusa dan bangsa.

"Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan kepada kita sekalian dalam mempersembahkan darma bakti yang terbaik bagi negara dan bangsa Indonesia tercinta," ujar pangdam.

Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved