(VIDEO) Modus Antar Makanan, Penyelundupan Narkoba ke dalam Rutan Gagal

Dalam pemeriksaan, petugas mencurigai barang bawaan berupa makanan ringan yang dibungkus dengan tas plastik, yang diduga berisi narkoba.

TRIBUNMANADO.CO.ID - Upaya penyelundupan narkoba kedalam Rutan Kelas IIB Bangli gagal setelah Alfan Suprianto diperiksa oleh petugas jaga.

Pria berumur 33 tahun itu berusaha memasukkan narkoba dengan modus mengantar makanan.

Berdasarkan informasi, upaya penyelundupan barang haram itu diketahui pada Rabu (15/08/2018).

Pria yang tinggal di Jalan Imam Bonjol, Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat ini bermaksud mengantar titipan barang haram tersebut pada seorang warga binaan bernama Erna.

Dalam pemeriksaan, petugas mencurigai barang bawaan berupa makanan ringan yang dibungkus dengan tas plastik, yang diduga berisi narkoba.

Lantaran ragu, petugas akhirnya mengamankan Alfan ke ruang rapat, sembari menghubungi Satres Narkoba Polres Bangli untuk melakukan pengecekan.

Dugaan petugas ternyata benar, berdasarkan pemeriksaan pihak Satres Narkoba Polres Bangli, barang haram yang diselundupkan dalam bungkus makanan ringan berbentuk kaleng itu, berjenis sabu-sabu yang dibungkus dengan pastik bening, serta dibalut dengan tisu.

Kasat Narkoba Polres Bangli, AKP Putu Sunarcaya saat ditemui pada Selasa (21/08/2018) menerangkan jika sebelumnya Alfan sudah sempat mengunjungi warga binaan bernama Erna sebanyak dua kali.

Namun baru pada kunjungan ketiga, ia kedapatan berupaya menyelundupkan narkoba kedalam rutan.

Lanjut AKP Putu Sunarcaya, dari pemeriksaan yang dilakukan, pelaku mengaku mendapatkan barang haram itu setelah diperintah oleh Erna untuk menerima titipan dari seorang berinisial J, dimana barang tersebut diantar menggunakan jasa ojek online.

Halaman
12
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved