Dinkes Bolmong Maksimalkan Dana Bantuan Operasional Kesehatan
Dinas Kesehatan Kabupaten Bolmong terus memaksimalkan penyerapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Penulis: Maickel Karundeng | Editor: Siti Nurjanah
Laporan Wartawan Tribun Manado, Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus memaksimalkan penyerapan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) non fisik untuk triwulan 1 dan 2 tahun anggaran 2018.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong dr Sahara Albugis berkata kepada Tribun Manado Selasa (21/8), pihaknya selalu maksimalkan dalam setiap menjalankan program dari instansi yang dipimpinnya.
“Untuk penyerapan BOK dana Non Fisik triwulan 1 dan 2 ini baru 41.93 persen, yang seharusnya 60 persen,” ujarnya.
Albugis menambahkan, pihaknya sudah berusaha menggenjot agar penyerapan anggaran bisa capai 60 persen, sehingga kinerja puskesmas akan maksimal.
“Dananya ada. Puskesmas harusnya proaktif. Sebab, permasalahanya ada pada pihak puskesmas yang terlambat memasukan SPJ triwulan 1. Harusnya tiap turun ke lapangan, SPJ segera ditandatangani pemerintah desa, sehingga tidak terlambat,” jelasnya.
Sampai dengan tanggal 21 Agustus, baru 5 puskesmas yang mengurus rekomendasi penyerapan dana BOK non fisik triwulan 2.
“Saat ini baru puskesmas Pangian, Lolak, Tadoi, Doloduo, dan Mopuya yang melakukan pengurusan berkas,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-bolmong-dr-sahara-albugis_20180821_140954.jpg)