Penikaman di Paniki

Ratusan Orang Padati Proses Pemakaman Wensy Korengkeng, Rekannya Sebut Anak TSK Terlibat

Ratusan orang memadati proses pemakaman korban penikaman di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Ratusan Orang Padati Proses Pemakaman Wensy Korengkeng, Rekannya Sebut Anak TSK Terlibat
TRIBUN MANADO/INDRI PANIGORO
Prosesi pemakaman Wensy Korengkeng di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Indri Panigoro

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan orang memadati proses pemakaman korban penikaman di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Mereka datang untuk memberi penghormatan terakhir kepada Wensy Korengkeng (30), korban penikaman pada Sabtu (18/08/2018) pukul 01.00 Wita.

Berpakaian hitam, ratusan orang mulai dari laki-laki dan perempuan, orangtua hingga anak-anak datang mengantarkan jenazah Wensy yang dikebumikan tak jauh dari lokasi tempat kejadian perkara (TKP).

Valen Tato, warga Karombasan mengatakan jika sosok Wensy adalah rekan yang banyak meninggalkan kesan baik.

"Almarhum adalah rekan minum saya, meski kami pemabuk, meski dia suka minum, tapi dia orang baik. Orang yang memiliki kesetiaan kawan yang tinggi," ujarnya kepada Tribunmanado.co.id, dalam kerumunan pelayat, Senin (20/08/2018) siang.

Bob, warga Teling tak menyangka jika akhir cerita hidup rekannya seperti ini.

"Tidak menyangka. Wensy orang yang suka menolong teman. Tidak sangka dia menjadi korban pembunuhan," ucapnya.

"Saya berharap pihak kepolisian segera mencari anak dari tersangka. Karena kami dengar, bahwa anaknya juga ikut terlibat dalam penikaman ini," tutupnya.

5 Fakta Penikaman 

Halaman
1234
Penulis: Indry Panigoro
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help