Laut Sulut Tercemar 1 Miliar Plastik: Susi Lepas Penyu di Selat Lembeh

Setiap tahun ada 1,29 juta samlah plastik masuk ke laut Indonesia. Sebanyak 13 ribu plastik mengapung pada setiap kilometer

Laut Sulut Tercemar 1 Miliar Plastik: Susi Lepas Penyu di Selat Lembeh
TRIBUN MANADO/ALPEN MARTINUS
Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti hadir di aksi menghadap laut bersih-bersih laut, di Kawasan Pelabuhan Perikanan Negara (Perikani) Bitung, Sulawesi Utara, Minggu (19/08/2018). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG – Setiap tahun ada 1,29 juta samlah plastik masuk ke laut Indonesia. Sebanyak 13 ribu plastik mengapung pada setiap kilometer persegi (data Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan). Sulawesi Utara menyumbang 53.072.500 plastik per tahun atau 145.404 plastik per hari.

Sulut yang memiliki luas laut 40.825 km persegi, dihitung dari 1.837 km panjang garis pantai dikalikan 12 mil laut (22,244
km), selama 20 tahun terakhir, menampung lebih 1 miliar plastik (lihat grafis).

Jumlah sumbangan plastik oleh masyarakat Nyiur Melambai itu belum termasuk yang mengendap di dasar laut.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, memenuhi janji untuk melakukan aksi menghadap laut bersih laut di Kawasan Pelabuhan Perikanan Negara (Perikani) Bitung, Minggu (19/8/2018).

Ia datang dengan penampilan yang cukup sederhana. Mengenakan pakaian menyelam dilapisi dengan kaus biru, serta kacamata dan sandal saja.

Nampak juga bersamanya artis Ridho Slank, petinggi TNI, Polri, serta beberapa tamu undangan lainnya, juga bersama ketua POSSI Bitung Kahouni Lomban-Rawung, Audy Pangemanan Sekda Bitung, dan masyarakat, nelayan Kota Bitung.

Menteri nyentrik itu menjelaskan, beberapa bulan lalu, ia mendirikan Pandu Laut atas dasar kepedulian dan keprihatinan atas kondisi laut di Indonesia.

"Indonesia ini memiliki visi sebagai poros maritim karena memiliki banyak pulau, namun untuk mewujudkannya masih banyak PR (pekerjaan rumah) yang harus dikerjakan," kata dia.
Yang dilakukan hari ini (kemarin), katanya, acara ‘Menghadap Laut’ untuk melihat dan melakukan yang seharusnya demi masa depan laut.

"Presiden menginginkan kita menjadikan laut sebagai masa depan bangsa. Indonesia memiliki 17.540 pulau. Menjadikan Indonesia sebagai negara terbanyak pulaunya. 97 ribu km panjang laut Indonesia menjadi kedua di dunia," jelasnya.

Ia mengaku memang senang di laut. Sebelum menjadi Menteri, Susi memang pengusaha ikan. "Dulu terlalu banyak kapal asing beroperasi di Indonesia dan membawa hasilnya ke luar negeri tanpa melalui pencatatan," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved