Djafar Alkatiri Singgung Surat Edaran KPU Soal Pengunduran Pengurus Parpol Maju DPD RI

Politisi Djafar Alkatiri mempertanyakan aturan KPU RI terkait putusan MK terkait pengurus parpol yang anggun harus mundur jika ikut pemilihan DPD RI.

Djafar Alkatiri Singgung Surat Edaran KPU Soal Pengunduran Pengurus Parpol Maju DPD RI
TRIBUNMANADO/RYO NOOR
Djafar Alkatiri berfoto bersama Maya Rumantir. Dua tokoh ini bersaing di pemilihan Anggota DPD RI. 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Politisi Djafar Alkatiri mempertanyakan aturan KPU RI menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengurus parpol yang anggun harus mundur jika ikut pemilihan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

"Apakah keputusan MK disertai edaran KPU atau tidak?" kata Djafar kepada tribunmanado.co.id, Senin (20/8/2018).

Ia mengaku, mendengar langsung, ketua KPU pusat akan dikeluarkan surat edaran.

"Sehingga teman-teman di parpolbyan gimut DPD bisa mengambil langkah," kata dia.

Harus dijelaskan , mengenai status pengurus partai itu seperti apa.

Ia sendiri berstatus pengurus PPP kubu Dian Faridz. Kepengurusan ini tidak punya SK Kemenkumham.

Kerua Divisi Hukum KPU Sulut, Meidy Tinangon mengkaji, memang belum ada edaran soal teknis pengunduran diri pengurus parpol yang ikut calon DPD

"Kita masih menunggu," ujar dia.

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved