Bawang di Kepulauan Masih Dijual Harga Tinggi

Harga bawang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih dijual tinggi.

Bawang di Kepulauan Masih Dijual Harga Tinggi
TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG
Bawang di Pasar Tradisional Siau Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Senin (20/08/2018), masih dijual tinggi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Harga bawang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih dijual tinggi.

Seperti pantauan Tribunmanado.co.id di pasar tradisional Siau, Sitaro, Senin (20/08/2018), harga bawang merah masih dijual Rp 50 ribu per kilogram (kg).

Menurut penjual Cahani Kasim, kenaikan harga bawang di Kabupaten Sitaro terjadi cukup lama.

"Harga ini belum stabil, dan sudah terjadi semenjak satu bulan terakhir," katanya.

Namun kata dia, ini sedikit ada penurunan harga, jika dibandingkan harga berapa bulan sebelumnya.

"Harga ini sudah jauh lebih baik, karena sebelumnya harga tembus Rp 80 ribu per kg," terangnya.

Terpisah, Susi, ibu rumah tangga yang ditemui berucap, memang harga masih cukup tinggi, namun bersyukur tidak melambung seperti pada dua bulan sebelumnya.

"Kalau ibu rumah tangga, meskipun harga mahal tetap mengusahakan agar semua kebutuhan tercukupi," kata Susi.

Dengan adanya harga yang tergolong masih mahal, dirinya berharap tetap ada penurunan dari harga saat ini.

"Memang kami tau bawang di Sitaro semua didatangkan dari daerah luar, namun kami tetap mengharapkan ada penurunan harga," kuncinya. (Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved