Penikaman di Paniki

Terkait Kasus Penikaman di Mapanget, Pisau Menembus Ginjal, Usus, dan Tulang Belakang

Hasil autopsi korban mengalami satu luka tikaman dari depan melukai ginjal dan usus, tembus tulang belakang.

Terkait Kasus Penikaman di Mapanget, Pisau Menembus Ginjal, Usus, dan Tulang Belakang
ISTIMEWA
Wensy Korengkeng (30) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wensy Korengkeng (30), warga kelurahan Paniki Dua Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, meninggal dunia setelah ditikam oleh tersangka berinisial TP (45).

Dari data Polsek Mapanget, tersangka juga diketahui merupakan warga dengan alamat yang sama dengan korban.

Kejadiannya terjadi pada Sabtu (18/08/2018) pukul 01.00 Wita dini hari di satu tempat acara hari ulang tahun (HUT).

"Menurut keterangan tersangka, dia melihat korban sedang duduk minum miras di tempat acara. Dia kemudian langsung mencabut pisau badik yang diselipkan di pinggang dan menusuk korban sebanyak satu kali di bagian dada," ujar Kapolsek Mapanget AKP Johanes Pagayang.

Kejadiannya berawal saat ada acara HUT di satu rumah warga.

Sudah pukul 24.00 Wita, acara masih berlangsung.

Baca: Warga Paniki Tewas Ditikam Saat Pesta Miras, Jasadnya Ditemukan di Belakang Gereja

Sempat diberhentikan oleh kepala lingkungan II yakni Grace Limpele.

Akan tetapi dari pihak keluarga tidak mengindahkan.

"Nanti sekitar pukul 01.00 Wita, tersangka datang ke tempat acara tersebut dan melalui pengeras suara mengumumkan untuk menghentikan acara tersebut karena sudah sangat mengganggu tetangga," ujar kapolsek.

Akan tetapi pemilik rumah tidak mengindahkan.

Halaman
12
Penulis: Handhika Dawangi
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help