SBY dan Prabowo Pilih Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Jokowi

Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo

SBY dan Prabowo Pilih Tak Hadiri Pidato Kenegaraan Jokowi
ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTO
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) menerima kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) sebelum melakukan pertemuan tertutup di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (24/7/2018). Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi politik yang dibangun Partai Demokrat dan Gerindra jelang Pilpres 2019. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Presiden keenam RI sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memilih tidak menghadiri acara Pidato Kenegaraan Presiden dan Sidang Tahunan MPR di DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8).

Kedua tokoh yang kini berada dalam satu koalisi parpol pengusung bakal capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno itu juga tidak tampak pada pidato kenegaraan Presiden Jokowi pada tahun lalu. Prabowo ketika itu, menyatakan sedang mempersiapkan diklat kader Gerindra di Hambalang. Sedang SBY mempersiapkan kegiatan ulang tahun Repubik Indonesia di Pacitan.

Tahun ini, Prabowo yang tidak terlihat dalam sidang tahunan di Senayan pada pagi hari, justru tampak mengunjungi Kantor PBNU bersama pasangannya, Sandiaga Uno. Pasangan bakal capres dan cawapres itu menjelaskan kehadirannya untuk meminta saran dan diskusi dengan para petinggi NU.

"Ya kami diminta untuk fokus di masalah ekonomi, bagaimana bisa mengurangi kemiskinan, kedulitan rakyat dan menjamin warga negara tidak ada yang kelaparan. Saya kira ini masukan yang bagus dan tadi kami diskusi sangat terbuka sekali," kata Prabowo usai bertemu dengan pimpinan NU.

Ketua DPP Demokrat, Imelda Sari menjelaskan bahwa pada tahun ini, SBY kembali tidak hadir karena harus menghadiri kegiatan di luar kota yang sudah terjadwal sejak bulan lalu.

"Iya diundang, tapi harus ada kegiatan di luar kota yang sudah terjadwal. Jadi, tidak bisa hadir di DPR," ungkapnya.

Jawaban tersebut dipatahkan oleh Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief. Menurutnya, justru SBY melakukan pertemuan dengan Prabowo Subianto pada pagi hari sebelum sidang pidato kenegaraan Presiden Jokowi.

Ia membeberkan, dalam pertemuan itu, SBY dan Prabowo membahas strategi pemenangan tim Prabowo-Sandiaga Uno untuk Pilpres 2019. "Setelah bertemu Pak Prabowo pagi tadi (kemarin pagi), Pak SBY harus ke luar kota," ujar Andi Arief.

Sementara itu, acara Pidato Kenegaraan Presiden dan Sidang Tahunan MPR di DPR/MPR RI, hanya tampak para ketua umum partai koalisi pemerintahan Jokowi. Bahkan, Presiden Jokowi beserta Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri keluar dari elevator secara bersamaan sebelum sidang dimulai. Juga ditemani oleh mantan wakil presiden Hamzah Haz. Megawati yang tampak mengenakan kebaya berwarna hijau muda terlihat diantar hingga ke dalam ruang sidang oleh Jokowi. Keduanya berpisah di dalam gedung karena Jokowi harus menempati kursi presiden.

Kedatangan Megawati sempat menjadi perhatian di dalam ruangan. Pasalnya, Ketua DPR yang juga Ketua Umum Golkar, Bambang Soesatyo yang sempat salah menyebut nama presiden kelima RI tersebut saat menyapa.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help