Tajuk Tamu: Menyorot Peluang Medali di Asian Games 2018

Memang bukan pekerjaan mudah, apalagi prestasi atlet bridge beberapa tahun terakhir ini tidak sehebat China.

Tajuk Tamu: Menyorot Peluang Medali di Asian Games 2018
ISTIMEWA
Bert Toar Polii 

Penulis dan Denny Sacul berada di peringkat dua tahun 2015 di Bangkok. 

Saingan berikut adalah India yang salah satu pasangannya Sumit Mukherjee/Debabrata Majumd
berhasil mengejutkan dunia dengan lolos ke babak 8 besar Spingold di NABC Summer baru-baru ini di Atlanta.

Satu lagi yang bisa menjadi kuda hitam adalah Singapura yang cukup maju pesat akhir-akhir ini. Terutama pasangan Poon Hua/Choon Chou Loo yang bermain sebagai professional di China.

Terakhir adalah Hongkong yang memainkan kombinasi pasangan tua muda seperti kita Indonesia.

Tugas pertama Indonesia adalah lolos ke babak semi final. Penulis yakin ini bisa karena Indonesia selama ini cukup terkenal jago dalam pertarungan setengah kompetisi.

Tapi lolos saja belum strategi yang pas, karena perlu juga dipikirkan siapa yang akan menjadi lawan di semi final.

Seandainya kita bisa terhindar dari pertemuan awal dengan China di semi final maka peluang meraih medali emas terbuka lebar.

Kuncinya adalah strategi di babak final yang memainkan hanya 3 kali 16 papan.

Beruntung, Indonesia telah menimba banyak pengalaman bertanding dengan sistim knock-out selama try-out di Singapura.

Kemampuan tim pelatih meramu strategi di babak semi final dan final akan menjadi kunci utama meraih medali emas.

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved