Djoko Santoso Ditunjuk Prabowo Jadi Ketua Tim Pemenangan, Asman Jadi Jurkam

Mantan Panglima TNI periode 2007-2010 yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso ditunjuk menjadi Ketua Tim

Djoko Santoso Ditunjuk Prabowo Jadi Ketua Tim Pemenangan, Asman Jadi Jurkam
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Panglima TNI, Jenderal Purnawirawan Djoko Santoso saat deklarasi dukungannya kepada pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, di posko Djoko Santoso Center 328, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2014). Djoko Santoso menyatakan organisasi masyarakat di bawah naungannya dapat menghantarkan Prabowo-Hatta memenangi pilpres Juli mendatang. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Mantan Panglima TNI periode 2007-2010 yang juga Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso ditunjuk menjadi Ketua Tim Pemenangan duet Prabowo-Sandiaga Uno.

"Jadi Pak Prabowo memunjuk Pak Djoko, menanyakan ke Pak Djoko apakah beliau bersedia dan [ak Djoko bersedia," ujar Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Edhy Prabowo.

Kendati demikian, lanjut Edhy, penunjukkan tersebut masih harus dikomunikasikan dengan seluruh partai koalisi, yakni PKS, PAN, dan Demokrat. Seluruh partai koalisi akan membahas usulan tersebut untuk kemudian sekaligus disepakati pembentukan struktur tim pemenangan.

Selain itu, Edhy mengatakan, bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno kemungkinan akan sepakat dengan penunjukkan Djoko Santoso sebagai ketua tim pemenangan.

"Pak Prabowo sudah menunjuk kemungkinan Pak Djoko tapi belum diputuskan karena kan kita harus konsultasikan dengan partai koalisi lainnya," kata Edhy.

"Kalau Pak Sandi (Sandiaga Uno) mungkin terima ya tapi ini harus dikomunikasikan pada parpol koalisi. Prabowo sudah sebut Pak Djoko dengan pertimbangan punya pengalaman dan kemampuan, sudah teruji lakukan pendekatan," ucapnya.

Dalam pertemuan di Rumah Kertanegara tersebut hadir sejumlah petinggi Partai Gerindra, antara lain Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra

Hashim Djojohadikusumo, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Fuad Bawazier dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono. Selain itu hadir pula bakal cawapres Sandiaga Uno.

Edhy mengatakan, Prabowo telah mempertimbangkan sejumlah kriteria, yakni tokoh nasional yang berdedikasi, memiliki kemampuan melobi, dekat dengan semua kelompok, dan diterima oleh semua kalangan.

"Pertimbangannya beliau adalah tokoh nasional, jenderal yang sangat berdedikasi punya kemampuan melobi, dekat dengan semua kelompok dan menurut kami ya itu bisa diterima oleh semua kalangan," ujar Edhy.

Halaman
123
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help