Sempat Naik 36 Poin, Rupiah Langsung Anjlok Rp14.602 per Dolar AS

Hanya, franc Swiss berhasil menguat 0,07 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.

Sempat Naik 36 Poin, Rupiah Langsung Anjlok Rp14.602 per Dolar AS
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Nilai tukar rupiah kembali anjlok Rp14.602 per dolar, Senin (13/8). Tak hanya rupiah, mayoritas mata uang negara di kawasan Asia dan beberapa negara Eropa turut melemah.

Seperti won Korea Selatan minus 0,22 persen, dolar Singapura minus ,019 persen, peso Filipina minus 0,13 persen, ringgit Malaysia minus 0,12 persen, dan baht Thailand minus 0,11 persen. Namun yen Jepang yang menguat 0,35 persen, sedangkan dolar Hong Kong stagnan.

Begitu pula dengan dolar AS. Rubel Rusia melemah 1,21 persen, dolar Australia minus 0,33 persen, euro Eropa minus 0,33 persen, dolar Kanada minus 0,13 persen, dan poundsterling Inggris minus 0,13 persen. Hanya, franc Swiss berhasil menguat 0,07 persen dari mata uang Negeri Paman Sam.

Dilansir CNN, analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada memperkirakan pergerakan rupiah hari ini akan kembali tertekan, seiring minimnya sentimen positif dari luar maupun dalam negeri.

Sentimen pelemahan rupiah datang dari penguatan dolar AS yang cukup tinggi akibat tertekannya lira Turki. Tekanan utang terhadap Eropa membuat mata uang Turki melemah cukup dalam dan mempengaruhi euro Eropa, sehingga dolar AS cenderung menguat.

Sementara itu dalam negeri, sentimen pelemahan rupiah datang dari rilis data defisit neraca transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) yang berada di ambang batas 3,0 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal II 2018. Meski secara semester I 2018, CAD masih sekitar 2,6 persen dari PDB. (*)

Editor: Charles_Komaling
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help