Pelepasan 13 Jamaah Calon Haji Boltim, 1 Dimutasikan ke Bolmong Induk Karena Faktor Usia

Dari 13 jamaah calon haji asal Boltim, 1 jamaah calon haji dimutasikan ke Bolmong Induk karena faktor usia.

Pelepasan 13 Jamaah Calon Haji Boltim, 1 Dimutasikan ke Bolmong Induk Karena Faktor Usia
IST
Jemaah calon haji di Boltim 

Laporan Wartawan Tribun Manado, David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sehan Landjar diwakili Sekretaris Daerah, Ir Hi Muhammad Assagaf, melepas secara resmi keberangkatan jamaah calon haji Boltim, di Masjid Darul Jannah Tutuyan, Sabtu (11/8/2018).

Menurut rilis yang diterima Tribunmanado.co.id, Senin (13/8/2018), dari 13 jamaah calon haji asal Boltim, 1 jamaah calon haji dimutasikan ke Bolmong Induk karena faktor usia. 13 orang jamaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 13 Embarkasi Balikpapan akan meninggalkan Manado pada 12 Agustus 2018.

Acara pelepasan, itu turut dihadiri Ketua TP-PKK Boltim Ny Nursiwin Dunggio yang ikut memberikan santunan tali kasih kepada 13 jamaah calon haji.

Dalam sambutannya, Assagaf mengucapkan selamat kepada 13 JCH yang akan berangkat ke tanah suci. Ia mengatakan ibadah haji merupakan anjuran Allah bagi yang mampu.

 "Jaga diri dan jaga kesehatan. Dahulukan fardhu rukun haji sebelum melakukan yang sunah," katanya

Assagaf juga mengingatkan untuk memperbanyak doa di tempat mustajab di antaranya multazam, arafah dan raudah. 

"Tolong doakan Boltim. Insya Allah dijaga Allah swt," ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Boltim, Ahmad Soleh menambahkan,  sebelum diberangkatkan ke tanah suci, JCH Boltim akan bergabung dengan JCH se Bolmong Raya, Sanger, Talaud, Minsel, Minahasa dan akan diterima di asrama haji Manado oleh Gubernur Sulut untuk selanjutnya dilepas menuju balikpapan dan setelahnya ke Jedah.

"JCH Boltim masuk kloter 13. Sejak 2017 seluruh embarkasi menggunakan kloter besar. kalau tahun lalu 1 pesawat 350 sekarang sudah 450 dalam 1 kelompok terbang," terangnya.

Ia mengungkapkan, skor Indek kepuasan pelayanan haji tahun terakhir merupakan skor tertinggi dalam delapan tahun terakhir. Sehingga lanjut Dia,  bila ada pelayanan kurang memuaskan untuk segera dilaporkan. "Selama 40 hari di tanah suci apabila merasakan pelayanan kurang maksimal bisa disampaikan langsung baik lisan maupun tertulis untuk bahan evaluasi penyelenggaraan haji di tahun-tahun yang akan datang," tuturnya.

Untuk diketahui, sesuai data Siskohat Kemenag per april 2018 data JCH yang sedang menunggu sebanyak 3.300.000 orang.  Dari 34 Provinsi se Indonesia, Sulut adalah salah satu daerah dengan masa tunggu terpendek yaitu 10 tahun.

Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved