Jumaidi, Bocah 12 Tahun Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Pesawat di Indonesia Timur

Kisah Jumaidi, Bocah 12 Tahun Satu-satunya Korban Selamat dalam Kecelakaan Pesawat di Papua

Jumaidi, Bocah 12 Tahun Satu-satunya Korban Selamat Kecelakaan Pesawat di Indonesia Timur
KOMPAS.com/istimewa
Jumadi, korban selamat yang dievakuasi dari lokasi jatuhnya pesawat Demonim Air 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kisah Jumaidi, Bocah 12 Tahun Satu-satunya Korban Selamat dalam Kecelakaan Pesawat di Papua

"Sa bapak meninggal," ucap Jumaidi sambil terisak.

Dalam rekaman video yang didokumentasikan Penerangan Kodam 17 Cenderawasih, terlihat Tim SAR gabungan Basarnas, TNI-Polri, pemda, dan masyarakat setempat berjibaku memberikan pertolongan kepada Jumaidi.

Jumaidi yang masih berusia 12 tahun ini bercerita, ketika pesawat terjatuh dan menghantam pepohonan, ia terempas ke luar.

Dalam keadaan sadar, ia kemudian bangkit berdiri, lalu mencari air minum di balik reruntuhan pesawat.

Dia mencari air karena saat itu giginya copot akibat benturan saat terempas keluar pesawat.

"Kemarin sore itu saya di luar, terlempar. Saya masuk lagi cari air minum, gigiku pindah," cerita Jumadi dalam rekaman video tersebut.

Sambil menangis, Jumadi menyebutkan bahwa bapaknya meninggal.

Jumaidi adalah anak dari Jamaludin yang menjadi korban meninggal dunia dalam musibah pesawat tersebut.

Dari sembilan orang yang berada dalam pesawat tersebut, hanya Jumaidi yang berhasil selamat.

Halaman
123
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help