BTN Inginkan ATMR Kredit Properti Disamakan dengan KUR

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyarankan rasio aset tertimbang menurut risiko (ATMR) bagi kredit properti disamakan

BTN Inginkan ATMR Kredit Properti Disamakan dengan KUR
kontan
Pegawai BTN melayani nasabah 

 
TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menyarankan rasio aset tertimbang menurut risiko (ATMR)  bagi kredit properti disamakan dengan ATMR untuk kredit usaha rakyat (KUR).

Budi Satria Direktur Konsumer BTN mengatakan, idealnya rasio ATMR untuk kredit properti adalah sebesar 20%. "Jadi disamakan KUR saja 20%," kata Budi kepada kontan.co.id, Minggu (12/8).

Sebelumnya beberapa bankir mengusulkan rasio aset tertimbang menurut risiko (ATMR) untuk kredit properti  sekitar 25%-30%. Usulan ini seiring dengan rencana Otoritas Jasa Keungan (OJK) menurunkan rasio ATMR kredit properti.

Dengan semakin rendah ATMR, akan meningkatkan penyaluran kredit di sektor properti. Saat ini sebagai gambaran ATMR kredit KPR non subsidi 50% sedangkan ATMR KPR subsidi 35%.

Ilustrasi KPR
Ilustrasi KPR (www.shutterstock.com)

Pekan depan, OJK akan keluarkan paket kebijakan kredit perumahan

Pada minggu depan atau paling lambat pada akhir Agustus 2018 ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengeluarkan paket kebijakan mengenai kredit perumahan.

Paket kebijakan kredit perumahan ini berhubungan dengan relaksasi loan to value (LTV) yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI). Ada dua hal utama yang akan diatur dalam paket kebijakan ini. Pertama,  penurunan aset tertimbang menurut risiko (ATMR) kredit pemilikan rumah (KPR) dari saat ini sebesar 50%.

Kedua, relaksasi pemberian kredit tanah bagi pengembang. Nantinya OJK akan melakukan revisi aturan yang sudah ada.

Boedi Armanto, Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK membenarkan terkait rencana OJK mengeluarkan paket kebijakan ini. "Seperti itu kira-kira (isinya)," kata Boedi kepada kontan.co.id, Jumat (10/8).

Anto Prabowo, Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK mengatakan paket kebijakan ini akan segera dikeluarkan. "Sabar ya," kata Anto kepada kontan.co.id, Jumat (10/8).

Halaman
123
Editor: Lodie_Tombeg
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved