AA Maramis hingga saat Ini Belum Jadi Pahlawan Nasional, Begini Harapan Lody Sang Ahli Waris

Saat ini AA Maramis Panitia 9 BPUPKI belum masuk dalam jajaran pahlawan nasional RI.

AA Maramis hingga saat Ini Belum Jadi Pahlawan Nasional, Begini Harapan Lody Sang Ahli Waris
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN
Lody Rudy Pandean, Keponakan AA Maramis 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Lody Rudy Pandean (80) kesal melihat monumen AA Maramis tak dipasang bendera merah putih. Padahal sebentar lagi peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ponakan sekaligus ahli waris AA Maramis ini lantas membeli sendiri bendera merah putih dan memasangnya di monumen yang berlokasi di Paniki Bawah, tepat di pinggir jalan raya menuju Bandara Sam Ratulangi Manado. Jalan menuju bandara ini sesuai dengan namanya, Jalan AA Maramis.

Lody tak tinggal di Manado. Dia tinggal di rumah dinas AA Maramis di Jalan Merdeka Timur, tepatnya Stasiun Gambir.

Sejak Ia tiba di Manado pekan lalu, Ia langsung mengunjungi monumen ini. Ia kaget dan kecewa, tiang bendera di sekitar monumen tak terpasang bendera.

Monumen ini diresmikan pada 15 November 1985 oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan waktu itu, Surono.

Lody sendiri adalah ponakan dari AA Maramis. Ibunya SK Pandean dan AA Maramis adalah anak bersaudara. SK Pandean juga adalah pejuang yang masuk dalam pimpinan Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi.

Lahan dari monumen AA Maramis ini adalah milik keluarga yang dihibahkan.

Menurut Lody, saat pembangunan monumen ini pemerintah turut membantu dalam pembiayaan.

Saat ini AA Maramis belum masuk dalam jajaran pahlawan nasional RI. Keluarga terus mengupayakan agar tahun ini sudah bisa diresmikan menjadi pahlawan nasional. Sebab semua persyaratan sudah dipenuhi pihak keluarga.

Halaman
12
Penulis: Finneke_Wolajan
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved