Koalisi Nyaris Bubar, Begini Taktik Jeli Prabowo 30 Menit Meyakinkan SBY

Dalam awal-awal pertemuan, nama pasangan Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono sempat mencuat.

Koalisi Nyaris Bubar, Begini Taktik Jeli Prabowo 30 Menit Meyakinkan SBY
Internet
Prabowo dan SBY 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Koalisi pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, "PAS" memiliki cerita panjang untuk membangun kebersamaan empat partai politik.

Koalisi bermula dari saling mengunjungi antara Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kemudian berturut-turut menemui Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden PKS Sohibul Iman.

Dalam awal-awal pertemuan, nama pasangan Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono sempat mencuat. 

Namun, seluruh partai mengatakan bahwa masih ada komunikasi politik yang harus dijalankan secara baik dan intensif.

Di tengah perjalanan, Ijtima Ulama yang digawangi Gerakan Nasional Penyelamat Fatwa (GNPF) menyampaikan hasil dua nama, yakni Salim Segaf Al-Jufri dan Ustaz Abdul Somad.

Ketiga partai, dalam beberapa pernyataan tetap mempertahankan nama calonnya masing-masing. Kendati, pilihan berada di tangan Prabowo sebagai capres.

Belum sampai di situ, tim kecil pun dibentuk untuk membuat visi dan misi pasangan calon.

Pertemuan empat sekjen koalisi dilakukan beberapa kali guna konsolidasi dan penjabaran visi dan misi.

Jelang akhir masa pendaftaran, gesekan terjadi antara Partai Demokrat dengan tiga partai koalisi lainnya.

Wasekjen Demokrat, Andi Arief menyatakan bahwa ada mahar politik yang diberikan oleh Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN, besarnya mencapai Rp 500 miliar.

Halaman
1234
Editor: Try Sutrisno
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help