Tanpa Belas Kasihan, 3 Bayi Ini Dibuang di TPA Sumompo, Semua Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Mungkin karena kedinginan atau tertimbun tumpukan sampah nyawa mereka kebanyakan tak bisa diselamatkan.

Tanpa Belas Kasihan, 3 Bayi Ini Dibuang di TPA Sumompo, Semua Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal
FACEBOOK/MANGUNI TEAM123 / Tetengkoren Berguna.
Heboh penemuan mayat janin dibuang di tempat pembuangan akhir Sumompo Manado 

Orok bayi ditemukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (09/08/2018) pukul 17.15 Wita.

"Saya berada di rumah. Karena mendengar adanya penemuan orok tersebut saya keluar dan pergi melihatnya," ujar Anita (27), warga sekitar.

Baca: Mertua Presiden Trump Jadi Warga Negara AS

Baca: Prakiraan Cuaca: di Bolmong Hari Ini Cerah Berawan Tetap Waspadai Angin Kencang

Baca: Roy Kiyoshi Ramal Hal Buruk Ini Akan Terjadi Jelang Pilpres, Siapakah Sosok-sosok Itu? Ini Pesannya

Baca: Wagub Kandouw Melepas 63 Putera-Puteri Terbaik Calon Praja IPDN Ikut Tes Akhir Di Jatinagor

Lanjut Anita, awalnya orok tersebut ditemukan oleh seorang pemulung. Karena takut, pemulung tersebut memanggil petugas di TPA.

"Orok kemudian dipindahkan dari dalam TPA ke dekat Gapura," ujar Anita.

Setelah itu orok yang berwarna merah menjadi tontonan sejumlah warga di sana.

"Sebagian besar yang menonton itu adalah anak-anak," ujar Anita.

Setelah dihubungi, polisi pun tiba dan langsung membawa orok tersebut.

Baca: Wajahnya Memar, Young Lex Ngaku Berkelahi dengan Kpopers Garis Keras

Baca: Wagub Kandouw Lepas Lomba Gerak Jalan 8 Kilometer! Pintar Tapi Tidak Disiplin Itu Sia-Sia

Baca: Unggah Foto Babak Belur, Young Lex: Pelakunya Bales atau Tangkap

Baca: Gara-gara Diet dengan Cara Konsumsi Narkoba, Siswi Asal Surabaya Ini Masuk Penjara

Anita mengatakan penemuan orok seperti itu bukan lah hal yang baru bagi warga sekitar TPA tersebut.

"Orang orang di sini sudah terbiasa dengan penemuan orok tersebut. Memang seringkali tempat sampah ini jadi tempat orok dibuang," ujar Anita.

Sejak dia kecil hingga saat ini, sudah tak terhitung lagi berapa banyak orok yang ditemukan di sana.

"Sudah sekitar lebih dari 30 orok ditemukan di sini. Ada yang ditemukan sudah di dalam TPA, ada juga yang ditemukan masih dalam bak sampah," ujar Anita.

Baca: Live Kompas TV & TV One! Live Streaming Pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2019

Baca: 7 Patung Tertinggi di Dunia, Satu di Antaranya Ada di Indonesia Lho!

Baca: Turis Ini Ditagih Rp 700 Ribu, Padahal Hanya Pesan 2 Kopi dan 2 Air Mineral

Baca: 5 Negara yang Belum Pernah Dikunjungi Ratu Elizabeth II di Masa Pemerintahannya

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mapanget AKP Johanes Pagayang mengatakan memang benar ada penemuan orok.

Lanjut kapolsek, menurut keterangan saksi lelaki Alberto Stat (32), operator ekskavator orok pertama kali ditemukan oleh seorang pemulung.

"Katanya pada waktu itu dia sedang bekerja dengan menggunakan alat ekskavator untuk mengangkat sampah. Kemudian saksi di panggil oleh pemulung sampah tidak tetap yang mana si pemulung telah menemukan orok. Saksi kemudian meminta tolong warga sekitar agar menghubungi kepala lingkungan II Kelurahan Buha untuk menghubungi kami," ujar kapolsek.

Personel Polsek Mapanget dipimpin Ka SPK Aiptu Usman bersama piket fungsi mendatangi TKP dan mengamankan orok tersebut dan membawanya ke Rumah Sakit Bhayangkara.

"Pemulung yang menemukan pertama kali orok tersebut sudah melarikan diri kemungkinan takut dengan penemuan orok," ujar kapolsek. (Valdy Suak)

Artikel ini sudah tayang di tribun manado dengan judul: Tanpa Belas Kasihan, 3 Bayi Ini Dibuang di TPA Sumompo, Semua Ditemukan Dalam Keadaan Meninggal

Baca: Koalisi Jokowi di Sulut Sambut Maruf: Lomban-Gretty Incar Kemenangan

Baca: Pengungsi Gempa Lombok Makan Kelapa: Wanita-Anak Menangis dan Lari

Baca: PDIP Sulut Nilai Pasangan Jokowi-Maaruf Pasti Menang, Duet Paripurna Nasionalis-Religius

Baca: Wawali Manado Mor Bastiaan Lantik 27 Lurah di Kota Manado, Inilah Lurah Tersebut

Jangan lupa ikuti berita Tribun Manado di Instagram

Penulis: Valdy Suak
Editor: Valdy Suak
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help