Polsek Aertembaga Ringkus Buronan Kejari Bitung, Coba Melawan, Dua Peluru Bersarang di Kaki Jay

Dua butir peluru yang ditembakkan anggota Polsek Aertembaga Bitung berhasil melumpuhkan VH alias Jay (20) warga Winenet

Polsek Aertembaga Ringkus Buronan Kejari Bitung, Coba Melawan, Dua Peluru Bersarang di Kaki Jay
Tribun manado / Alpen Martinus
Polsek Aertembaga ringkus buronan Kejari Bitung 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Dua butir peluru yang ditembakkan anggota Polsek Aertembaga Bitung berhasil melumpuhkan VH alias Jay (20) warga Winenet, di kawasan Perkebunan Winenet, Jumat (10/8).

VH memang sudah diincar polisi lantaran sudah meresahkan warga, karena diduga melakukan tindak pidana pencurian di lima lokasi sesuai dengan laporan yang masuk di Polsek Aertembaga. Selain itu Jay juga menjadi buronan Kejari Bitung.

"Saat akan ditangkap, tersangka ini sempat hendak melarikan diri dan bahkan melakukan perlawanan, satu warga terkena sabetan senjata tajam yang dibawanya, sehingga kami lakukan tembakan terukur mengenai kaki kanan korban," ujar Kapolsek Aertembaga, Iptu Destam Dumat.

Tersangka kemudian dibawa ke Mapolsek Aertembaga untuk diperiksa, anggota Polsek Aertembaga mengamankan barang bukti berupa dua jaket, tas besar dan kecil, rokok, korek gas, satu telepon genggam, dua unit power bank, dan dua buah senjata tajam.

"Masih ada juga barang bukti yang kami sementara cari keberadaannya, lantaran ada yang tersangka sudah jual," jelasnya.

Menurutnya, tersangka ini masuk ke rumah warga pada malam hari, dan mengambil barang berharga. Selain itu, ada juga pencurian yang dilakukan tersangka di Manado.

Selain ditangkap lantaran ada dugaan pencurian, tersangka juga memang menjadi buronan kejaksaan, karena kasus pencurian pada tahun 2017.

"Saat itu sudah putusan dan tersangka ini mengeluh sakit, saat dirawat di rumah sakit, dia melihat ada peluang untuk lari, dan dia melarikan diri dan bersembunyi di perkebunan," jelasnya.

Dan saat putusan, tersangka dijatuhi hukuman penjara satu tahun, namun lantaran melarikan diri, jadi hukuman belum dijalankan.

"Nah, kejaksaan meminta bantuan kami untuk menangkap tersangka ini, dan sekarang setelah tersangka ditangkap, kami akan serahkan ke Kejaksaan Negeri Bitung agar menjalani putusan pengadilan, kurungan satu tahun," jelasnya.

Sambil menahan sakit di kakinya, tersangka mengatakan dirinya sudah melakukan pencurian beberapa kali.

"Telepon genggam saya jual ada yang Rp 500 ribu per buah, uangnya saya pakai untuk senang-senang," jelas dia.

Tersangka usai diperiksa lantaran kasus pencurian, langsung diserahkan ke Kejari Bitung untuk menjalani putusan pengadilan. (amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved