Mahalnya Harga Ikan, Warga Sitaro Mulai Beralih ke Daging dan Ikan Asin

Harga ikan di pasar tradisional di Kabupaten Kepulauan Sitaro mulai melambung tinggi. Akibatnya sejumlah pembeli mulai beralih ke daging.

Mahalnya Harga Ikan, Warga Sitaro Mulai Beralih ke Daging dan Ikan Asin
Ist
Penjual ikan di pasar tradisional Kabupaten Kepulauan Sitaro 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Jhonly Kaletuang

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Harga ikan di pasar tradisional di Kabupaten Kepulauan Sitaro mulai melambung tinggi. Akibatnya sejumlah pembeli mulai beralih ke daging ayam dan ikan asin.

Alhasil, penjual daging ayam dan ikan asin memperoleh keuntungan yang luar biasa.

Ini karena kenaikan mentah terus terjadi dalam kurung waktu sebulan terakhir.

"Ini karena cuaca buruk yang terjadi, sehingga penjualan daging ayam jauh lebih lancar dan cepat habis terjual," kata Ibu Senny penjual di pasar Siau.

"Bersyukur juga, karena jualan cepat habis terjual," sambungnya.

Sementara untuk penjualan ikan asin, yang lebih besar alami keuntungan. Biasanya jika waktu normal penghasilan perhari sekira dua ratus ribu perhari, sedangkan sekarang keuntungan dapat mencapai empat ratus ribu rupiah perhari.

"Memang kami penjual ikan asin dapatkan keuntungan yang luar biasa. Saat ini sudah empat ratus ribu perhari," tambah Nurdin Naipo.

Diketahui, kondisi cuaca yang terjadi diperairan Sitaro dan sekitarnya dalam kurung berapa minggu terakhir alami gelombang tinggi yang memaksa sejumlah nelayan tidak dapat melaut.

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Siti Nurjanah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help